useful


Info Anugerah Adiwarta Sampoerna 2008
April 4, 2008, 10:02 am
Filed under: info lomba

Anugerah Adiwarta Sampoerna (AAS) merupakan sebuah ajang penghargaan dan kompetisi bergengsi bagi para jurnalis Indonesia. Ajang ini diadakan oleh PT HM Sampoerna Tbk. untuk mengapresiasi karya-karya jurnalistik, yang diharapkan dapat memotivasi para jurnalis untuk terus meningkatkan kualitas karya mereka. Pada tahun 2008, AAS mempertajam fokusnya terhadap karya-karya jurnalistik yang berdampak sosial. Di tahun ketiga ini, kompetisi AAS juga terbuka bagi para jurnalis televisi di Indonesia.
Ajang Anugerah Adiwarta Sampoerna merupakan program tahunan PT HM Sampoerna Tbk. yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2006.MENGENAI ANUGERAH ADIWARTA SAMPOERNA 2008 Tahun ini, PT HM Sampoerna Tbk. kembali meluncurkan ajang Anugerah Adiwarta Sampoerna 2008. Berikut adalah informasi lengkap mengenai ajang kompetisi jurnalistik tersebut:
3.1. Kategori Penghargaan Anugerah Adiwarta Sampoerna 2008 memiliki kategori baru, yaitu jurnalisme investigatif dan humaniora yang secara tidak langsung menggantikan kategori hardnews dan feature yang digunakan dalam AAS tahun-tahun sebelumnya. Meskipun demikian, kategori reportase investigatif dan humaniora ini masih dapat menampung jenis artikel hardnews maupun feature. Kategori televisi pun mulai tahun ini masuk menjadi salah satu kategori baru dalam AAS 2008. Peserta dapat memilih satu (1) atau lebih dari 19 kategori yang tersedia, yaitu: • Kategori reportase investigasi dalam bidang (1) seni dan budaya; (2)olah raga; (3)ekonomi/bisnis; (4)sosial; (5)politik; dan (6)hukum. • Kategori humaniora dalam bidang (7)seni dan budaya; (8)olah raga; (9)ekonomi/bisnis; (10) sosial, (11)politik; dan (12)hukum • Kategori foto berita dalam bidang(13)seni dan budaya; (14)olah raga; (15)ekonomi/bisnis; (16)sosial; (17)politik; dan (18)hukum • (19) Kategori karya jurnalistik televisi
3.2. Kriteria Penilaian Penghargaan akan diberikan kepada jurnalis yang telah menghasilkan karya-karya
jurnalistik dan memenuhi kriteria sebagai berikut:
Untuk reportase investigatif:
1. Memiliki teknik dan gaya penulisan yang baik
2. Menyampaikan informasi dan data yang akurat
3. Memiliki kedalaman dan kelengkapan berita yang memadai
4. Mampu memberikan dampak bagi kepentingan umum dalam bidang yang terkait
Untuk humaniora:
1. Mampu memberikan inspirasi bagi mereka yang membacanya
2. Memiliki teknik dan gaya penulisan yang baik
3. Memiliki kedalaman yang cukup
4. Menyampaikan informasi dan data yang akurat
Untuk foto berita:
1. Mampu memberikan inspirasi bagi mereka yang melihatnya
2. Mampu menangkap suasana dan ‘bercerita’
3. Memiliki teknik fotografi yang baik
Untuk televisi:
1. Memiliki daya tarik dan cara penyajian yang baik
2. Mampu memberikan inspirasi dan memiliki nilai berita/sosial yang tinggi
3.3. Proses Seleksi
Semua karya yang masuk dari media cetak/online akan melalui tiga tahap proses
penyeleksian:
• Tahap pertama adalah tahap administratif. Karya yang lolos dalam tahap ini akan
masuk ke tahap penyeleksian tingkat semifinal;
• Di tahap semifinal, dewan juri semifinal akan memilih 18 karya terbaik dari masingmasing
kategori, kemudian merumuskan 9 karya terbaik dari tiap kategori yang
akan diloloskan ke babak final
• Di babak final, dewan juri final akan memilih 3 karya terbaik dari masing-masing
kategori dan menentukan satu pemenang dari tiap kategori.
Semua karya yang masuk dari media televisi akan langsung masuk ke babak penjurian
final. Akan langsung terpilih 3 karya terbaik dan 1 pemenang dari kategori ini.
Hal 3 dari 8
3.4. Penghargaan Pemenang
Satu (1) pemenang dari tiap kategori yang dilombakan akan mendapatkan trofi dan
piagam penghargaan Anugerah Adiwarta Sampoerna, serta uang tunai sebesar
Rp.18 juta (dengan pajak hadiah ditanggung oleh PT HM Sampoerna Tbk.). Dengan
demikian, total akan terdapat 19 pemenang AAS 2008 dari keseluruhan 19 kategori;
sementara dua (2) finalis dari tiap kategori akan mendapatkan piagam penghargaan
Anugerah Adiwarta Sampoerna.
3.5. Syarat Keikutsertaan
Penghargaan Anugerah Adiwarta Sampoerna 2008 bersifat terbuka untuk seluruh
jurnalis dan jurnalis foto media cetak, online, dan stasiun televisi di Indonesia. Syarat
keikutsertaan dalam penghargaan ini adalah sebagai berikut:
Untuk media cetak dan online:
1. Jurnalis/jurnalis foto yang terdaftar dan masih aktif bekerja pada salah satu media
cetak/online di Indonesia;
2. Mengirimkan artikel/foto yang telah dipublikasikan di media massa selama periode
1 November 2007 – 15 Oktober 2008*
3. Satu orang jurnalis hanya boleh mengirimkan maksimal dua karya per periode (ada
2 periode) per kategori (ada 18 kategori)
4. Karya artikel dikirimkan dalam bentuk kliping/fotokopi dari media massa yang telah
memuatnya dan dalam bentuk file soft copy (file Microsoft Word);
5. Karya foto dikirimkan dalam bentuk kliping/fotokopi dari media massa yang telah
memuatnya; dan dalam bentuk CD. Peserta juga diminta untuk melampirkan 1
lembar foto asli yang telah dicetak dengan ukuran 10R;
6. Foto bukan merupakan hasil rekayasa digital;
7. Melampirkan formulir pendaftaran yang telah diisi dengan lengkap dan jelas
bersama fotokopi/scan Kartu Pers atau surat keterangan dari media tempat Anda
bekerja (dapat dikirimkan melalui pos atau email);
8. Mengirimkan karya tersebut kepada Panitia Penyelenggara AAS 2008, Maverick, Jl.
Balitung III Nomor 8, Jakarta 12110 atau melalui email di aas@maverick.co.id ;
9. Pertanyaan dan permintaan informasi lebih lanjut mengenai AAS 2008 dapat
dilayangkan melalui email ke alamat email di atas atau melalui blog resmi AAS di

http://anugerahadiwarta.org/.

*karya yang dipublikasikan antara 1 Nov 2007 – 30 April 2007 harus diterima Panitia
paling lambat 30 Mei 2008 cap pos (periode I), dan karya yang dipublikasikan antara 1
Mei 2008 – 15 Oktober 2008 harus diterima Panitia paling lambat tanggal 31 Oktober
2008 cap pos (periode II).
Hal 4 dari 8
Untuk televisi:
1. Jurnalis televisi (baik reporter maupun juru kamera) yang terdaftar dan masih aktif
bekerja pada salah satu stasiun televisi nasional/lokal di Indonesia;
2. Mengirimkan karya jurnalistik televisi yang telah dipublikasikan di salah satu stasiun
televisi selama periode 1 November 2007 – 1 Oktober 2008 , paling lambat pada 15
Oktober 2008 (cap pos).
3. Karya jurnalistik televisi yang dikirimkan dapat berupa berita, talkshow, dokumenter,
investigasi, dan lain-lain;
4. Durasi tidak dibatasi;
5. Satu tim yang terdiri dari reporter/presenter dan kru kamera, hanya diperbolehkan
mengirimkan maksimal 1 buah karya per periode (ada 1 periode) per kategori (ada
1 kategori);
6. Karya program berita televisi dikirimkan dalam bentuk DVD dari stasiun televisi
yang telah menayangkannya, disertai surat ijin untuk menyertakan karyanya dalam
kompetisi AAS 2008 dari divisi yang berwenang;
7. Melampirkan formulir pendaftaran yang telah diisi dengan lengkap dan jelas
bersama fotokopi/scan Kartu Pers atau surat keterangan dari media tempat Anda
bekerja (dapat dikirimkan melalui pos atau email);
8. Mengirimkan karya tersebut kepada Panitia Penyelenggara AAS 2008, Maverick Jl.
Balitung III Nomor 8, Jakarta 12110
9. Pertanyaan dan permintaan informasi lebih lanjut mengenai AAS 2008 dapat
dilayangkan melalui email aas@maverick.co.id atau melalui blog resmi AAS 2008 di

http://anugerahadiwarta.org/.

3.6. Dewan Juri
Dewan Juri Anugerah Adiwarta Sampoerna 2008 terdiri dari tokoh-tokoh yang sudah
tidak diragukan lagi kredibilitasnya.
Dewan juri untuk media cetak/online terdiri dari dewan juri semifinal dan dewan juri final.
Dewan juri semifinal terdiri dari:
1. Yosep Adi Prasetyo (Stanley), juri semifinal bidang jurnalistik
2. Ade Armando, juri semifinal bidang komunikasi
3. Firman Ichsan, juri semifinal bidang foto berita
4. Veven SP Wardhana, juri semifinal bidang seni dan budaya
5. TD Asmadi, juri semifinal bidang olah raga
6. Muh. Ikhsan, juri semifinal bidang ekonomi/bisnis
7. Debra Yatim, juri semifinal bidang sosial
8. Rocky Gerung, juri semifinal bidang politik
9. Adrianus Meliala, juri semifinal bidang hukum
Hal 5 dari 8
Dewan juri final terdiri dari:
1. Rosihan Anwar, juri final bidang jurnalistik
2. Effendi Gazali, juri final bidang komunikasi
3. Oscar Motuloh, juri final bidang foto berita
4. Seno Gumira Ajidarma, juri final bidang seni dan budaya
5. Sumohadi Marsis, juri final bidang olah raga
6. Faisal Basri, juri final bidang ekonomi/bisnis
7. Francisia Seda, juri final bidang sosial
8. Indria Samego, juri final bidang politik
9. Harkristuti Harkrisnowo, juri final bidang hukum
10. Niken Rachmad, Direktur Komunikasi PT HM Sampoerna Tbk.
Sementara itu dewan juri televisi terdiri dari:
1. Arswendo Atmowiloto, anggota dewan juri televisi
2. Bambang Harimurty, anggota dewan juri televisi
3. Don Bosco Selamun, anggota dewan juri televisi
4. George Kamarullah, anggota dewan juri televisi
5. Niken Rachmad, Direktur Komunikasi PT HM Sampoerna Tbk.
PEMENANG ANUGERAH ADIWARTA SAMPOERNA 2006
Malam Anugerah Adiwarta Sampoerna 2006 dilangsungkan di ballroom Hotel Sheraton Surayaba
pada Desember 2006. Dari 641 karya yang yang diterima oleh panitia, akhirnya sebelas (11)
pemenang Anugerah Adiwarta Sampoerna 2006 diumumkan secara resmi pada acara tersebut.
Mereka adalah:
1. Adi Marsiela dari Suara Pembaruan untuk kategori hardnews sosial
2. Rana Akbari Fitriawan dari Tempo News Room untuk kategori hardnews ekonomi/bisnis
3. Bastian Alkaf dari Mata Banua untuk kategori hardnews olah raga
4. Adi Marsiela dari Suara Pembaruan untuk kategori hardnews seni dan budaya
5. Irawan Santoso dari Forum untuk kategori feature sosial
6. Heri Susanto dari Majalah Tempo untuk kategori feature ekonomi/bisnis
7. Adi Prinantyo dari Kompas utuk kategori feature olah raga
8. Bambang Sulistyo dari Gatra untuk kategori feature seni dan budaya
9. Raditya Helabumi dari Kompas biro Jatim untuk kategori foto berita sosial
10. Sugeng Deas dari Jawa Pos untuk kategori foto berita olah raga
11. Yudhi Sukma Wijaya dari Jurnal Nasional untuk kategori foto berita seni dan budaya
Dewan juri Anugerah Adiwarta Sampoerna 2006 memutuskan bahwa tidak ada pemenang untuk
kategori foto bidang ekonomi/bisnis. Inilah sebabnya jumlah seluruh pemenang Anugerah Adiwarta
Sampoerna 2006 adalah 11 orang; dan bukan 12 orang.
Hal 6 dari 8
Adi Marsiela dari Suara Pembaruan memenangkan dua penghargaan sekaligus dalam ajang
Anugerah Adiwarta Sampoerna 2006; yakni dalam kategori hardnews sosial dan kategori hardnews
seni dan budaya. Ia pun membawa pulang uang tunai sebesar Rp18juta dari tiap kategori.
Seluruh pemenang sebelumnya telah mendapat kesempatan untuk mengunjungi berbagai fasilitas
PT HM Sampoerna Tbk. di Surabaya; serta bertemu dan bercakap-cakap ringan dengan seluruh
jajaran direksi PT HM Sampoerna Tbk.
PEMENANG ANUGERAH ADIWARTA SAMPOERNA 2007
Malam Anugerah Adiwarta Sampoerna 2007 digelar pada tanggal 7 Desember 2008 di ballroom
Hotel Sultan, Jakarta, dengan sukses. Dari 2.117 karya yang diterima Panitia, acara ini secara resmi
mengumumkan tujuh belas (17) nama pemenang dari 6 bidang di masing-masing kategori. Mereka
adalah:
1. Totok Wijayanto dari Kompas untuk kategori foto berita politik
2. Yuniadhi Agung dari Kompas untuk kategori foto berita ekonomi/bisnis
3. Mahdi Muhammad dari Kompas Medan untuk kategori foto berita hukum
4. Taufan Wijaya dari Jawa Pos untuk kategori foto berita sosial
5. Danu Kusworo dari Kompas untuk kategori foto berita olah raga
6. Arie Basuki dari majalah Tempo untuk kategori foto berita seni dan budaya
7. Bambang Sulistyo dari Gatra untuk kategori hardnews seni dan budaya
8. Tjahjo Sasongko dari Kompas Cyber Media untuk kategori hardnews olah raga
9. Henny Primasari dari Berita Pagi untuk kategori hardnews sosial
10. M. Yamin Panca dari Jurnal Nasional untuk kategori hardnews politik
11. Kuncarsono Prasetya dari Surya untuk kategori hardnews hukum
12. Irawan Santoso dari Ombudsman untuk kategori feature hukum
13. Budi Setyarso dari majalah Tempo untuk kategori feature politik
14. Rusman dari Jurnal Nasional untuk kategori feature sosial
15. Juanita Roesma dari Femina untuk kategori feature ekonomi/bisnis
16. Titik Qomariyah dari Surabaya Pos untuk kategori feature olah raga
17. Soleh Solihun dari Playboy untuk kategori feature seni dan budaya
Sesuai dengan banyaknya masukan pada pelaksanaan tahun 2006, Anugerah Adiwarta
Sampoerna 2007 menambah 2 bidang, yaitu Hukum dan Politik.
Bidang ekonomi/bisnis untuk tahun ini kembali harus kehilangan kesempatan memenangkan salah
satu dari tiga kategori yang diperlombakan, yaitu hardnews. Dewan Juri Anugerah Adiwarta
Sampoerna 2007 berpendapat dan memutuskan bahwa dari ketiga finalis yang terpilih belum cukup
memenuhi syarat untuk disebut sebagai yang terbaik dalam kategori ini. Walaupun demikian, hingga
babak penyisihan, mereka adalah yang terbaik karena berhasil menyisihkan 117 pesaingnya.
Karenanya, jumlah pemenang yang sedianya adalah 18, hanya berjumlah 17 orang.
Hal 7 dari 8
Sampoerna untuk Media
Sampoerna untuk Media merupakan program kepedulian sosial Sampoerna yang bertujuan untuk
mendukung perkembangan media di Indonesia. Melalui program ini, Sampoerna memiliki keinginan
untuk terlibat secara langsung dalam upaya-upaya meningkatkan kualitas insan pers Indonesia.
Sampoerna untuk Media bertujuan untuk memotivasi serta mengapresiasi peran para jurnalis di
Indonesia yang telah menghasilkan karya-karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan secara
konsisten memberikan berbagai informasi yang berguna bagi masyarakat luas.
Tentang Anugerah Adiwarta Sampoerna
Anugerah Adiwarta Sampoerna (AAS) adalah sebuah ajang penghargaan dan kompetisi
bergengsi bagi jurnalis Indonesia. Ajang yang diadakan oleh Sampoerna sejak tahun 2006 ini
bertujuan untuk menghargai karya-karya jurnalistik yang diharapkan dapat memotivasi para jurnalis
dan pewarta foto untuk meningkatkan kualitas karya mereka. Mulai tahun 2008, kompetisi AAS juga
terbuka bagi para jurnalis televisi di Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi:
Panitia Penyelenggara Anugerah Adiwarta Sampoerna
Maverick │ Jl. Balitung III Nomor 8 Kebayoran Baru – Jakarta 12110 │ Tel. (021) 727 898 33
Fax. (021) 727 898 34 │Email: aas@maverick.co.id │Blog: http://anugerahadiwarta.org/
Hal 8 dari 8
TIMELINE ANUGERAH ADIWARTA SAMPOERNA 2008
Awal kompetisi AAS 2008
1 November 2007
Pendaftaran karya dan seleksi adminstratif
1 November 2007 – 15 Oktober 2008
Untuk print/online:
Penutupan pendaftaran bagi karya yang dipublikasikan
selama periode 1 November 2007 – 30 April 2008
Penutupan pendaftaran bagi karya yang dipublikasikan
selama periode 1 Mei 2008 – 15 Oktober 2008
30 Mei 2008 (cap pos)
31 Oktober 2008 (cap pos)
Untuk televisi:
Penutupan pendaftaran bagi karya yang dipublikasikan
selama periode 1 November 2007 – 1 Oktober 2008
15 Oktober 2008 (cap pos)
Penjurian semifinal
15 Mei 2008 – 15 November 2008
Penjurian final
15 November – 25 November 2008
Malam Anugerah
awal Desember 2008

About these ads

1 Comment so far
Leave a comment

kenapa ga ada jatah untuk jurnalis radionya? Radio juga punya artikel dalam bentuk feature radio.

Comment by Viya




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: