Filed under: news of family&lifestyle
Tidak dipungkiri sifat bosan selalu ada dalam diri manusia. Itu yang mendasari adanya dinamisasi dalam setiap aspek kehidupan manusia. Tidak terkecuali dalam hal olahraga. Jenuh dalam melakukan rutinitas gerakan yang sama, kini bisa diatasi, yaitu bereksperimen dengan olah tubuh khas negara lain. Dengan mencoba pelbagai gerakan, beberapa keuntungan dapat dirasakan sekaligus. Selain tubuh lebih bugar dan segar, variasi ini dapat menjauhkan diri dari aktivitas yang membosankan. Pasalnya, selain berupa gerakan bela diri, ada juga gerakan berbasis tarian yang dapat dicoba.
Sebutlah umpamanya tarian belly dance yang berasal dari Timur Tengah. Beberapa kalangan mengaitkan belly dance dengan tarian sensual terkait gerakannya yang fokus ke bagian perut, tubuh bagian bawah lengan, hingga kaki dengan gerakan yang agak menggoda.
Namun bukan itu tujuannya. Belly dance secara efektif akan memberikan manfaat pada otot-otot. Mulai dari perut, pinggul, hingga dada, yang kesemuanya akan terlatih dengan baik. Singkatnya, tarian ini bisa meningkatkan body awareness kita.
Michael Valenzuela dalam dancenetwork.com.au pernah berkata bahwa latihan ini mengajari kita mengenal tubuh sendiri, bagaimana bergerak, dan menari dengan lebih baik dan anggun. “Sehingga wanita akan lebih peka dengan sisi femininnya,” ujarnya.
Ada pula gerakan yang merupakan modifikasi beberapa gerakan olah tubuh yang telah populer sebelumnya. Misalnya yoga Jepang dan yogalates paduan timur-barat. Yoga Jepang merupakan bentuk gaya latihan yang dinamis. Berbeda dengan yoga India, yoga Jepang fokus kepada menyelaraskan latihan. Gerakan ini merupakan gabungan dari Hatha Yoga serta seni pengobatan meridian Jepang dan Cina.
Saat melakukan latihan ini, tubuh akan bergerak secara konstan sehingga cocok untuk mereka yang ingin membakar lemak. Selain itu, sangat bermanfaat untuk memperbaiki kekuatan, kekencangan dan kelenturan tubuh, meningkatkan energi dan kemampuan berkonsentrasi, meredakan stres, serta memperbaiki kondisi tubuh secara keseluruhan.
Lain halnya dengan yogalates yang memadukan gerakan yoga dan pilates. Gabungan latihan ini dipercaya memperkuat postru dan batang tubuh secara keseluruhan. Pertama kali dikenalkan oleh Louise Solomon yang mengajar pilates karena cedera di kelas yoga. Kita bisa mendapatkan fungsi yoga sekalugus pilates melalui latihan ini. Sasaran utamanya, melenturkan otot-otot tubuh bagian lentur sehingga otot akan lebih panjang, meramping dan kencang.
Rutinitas yang biasa dipakai dalam seni bela diri pun juga bisa dipakai untuk berolah tubuh. Negara yang seni bela dirinya sering digunakan untuk tujuan ini adalah Cina. Lihat saja tai chi dan wushu mereka yang sudah mendunia.
Tai chi termasuk dalam ilmu bela diri kuno di negara tirai bambu ini. Dengan rangkaian gerakan yang dilakukan secara perlahan dan anggun, tujuan utamanya adalah untuk melancarkan aliran chi, atau energi kehidupan manusia. Fungsi lainnya, menurut bangsa Cina, adalah untuk menyeimbangkan energi yin dan yang. Gerakannya yang lambat membantu relaksasi, mengurangi stress dan memperbaiki postur tubuh. Tubuh pun terasa lebih sehat, segar dan berenergi, seperti mendapat suntikan energi baru.
Wushu, yang secara harfiah berarti seni perang, dulunya memang dipelajari sebagai cara untuk mempertahankan diri. Namun kini telah menjadi salah satu cabang ilmu seni pertunjukkan bela diri di Cina dan resmi dipertandingkan di Asian Games. Aktor Steven Seagal terkenal dengan bela diri ini dan memamerkannya di hampir setiap filmnya.
Banyak manfaat yang bisa diperoleh dari wushu. Gerakannya yang dinamis efektif memperbaiki kebugaran, kekencangan, keseimbang dan kelenturan, serta meningkatkan daya tahan tubuh. Paduan konsentrasi, disiplin mental dan upaya serius saat berlatih akan memberi efek positif pula bagi mental. Begitu kita bisa menikmati latihan wushu, maka kita juga akan mendapatkan efek relaksasi, rekreasi, sekaligus ketrampilan mempertahakan diri.
Tak jauh dari Cina, Korea terkenal dengan taekwondo dan Hapkido. Ditujukan untuk mereka yang senang dengan gerakan berintensitas tinggi, dengan banyak tendangan dan tinjuan. Jenis bela diri ini mulai populer di kalangan perfilman. Manfaatnya, cukup efektif bagi yang ingin menurunkan berat badan, mengencangkan dan melenturkan tubuh, serta meningkatkan stamina.
Jauh ke Amerika, tepatnya Brasil, kita akan bertemu dengan seni bela diri yang tidak perlu diragukan lagi manfaatnya, capoeira. Berawal dari sebuah permainan, gerakannya sangat indah sebab menggabungkan gerakan tarian sekaligus adu tanding. Biasanya, musik tradisional dimainkan oleh sekelompok orang yang berdiri melingkari dua orang capoerista. Hampir semua gerakan yang bisa kita bayangkan dilakukan dalam latihan ini. Sehingga kalori pun terbakar dan semua otot terlatih dengan baik
2 Comments so far
Leave a comment
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>



Artikel di blog ini menarik & bagus. Untuk lebih mempopulerkan artikel (berita/video/ foto) ini, Anda bisa mempromosikan di infoGue.com yang akan berguna bagi semua pembaca di tanah air. Telah tersedia plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!
Comment by infogue April 23, 2008 @ 2:17 amhttp://www.infogue.com
artikel nya standar kurang mendalam
Comment by download July 15, 2009 @ 7:28 am