Pelaku Menginap di Lt 18 Hotel JW Marriott?
2 Comments so far
Leave a comment
July 17, 2009, 8:14 am
Filed under: news around Indonesia
Filed under: news around Indonesia
Menyusul ledakan yang terjadi di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (17/7), muncul dugaan peristiwa ini adalah aksi bom bunuh diri.
“Ada indikasi ini bom bunuh diri,” kata Ketua Komisi I DPR Theo Sambuaga kepada wartawan di lokasi kejadian. Menurutnya, beberapa korban tewas dikenali polisi sebagai anggota jaringan teroris di Indonesia. Namun, tidak dirinci lebih jauh jaringan teroris yang mana.
Lebih jauh, ia mengungkapkan, ditengarai pelaku menginap di lantai 18 Hotel JW Marriott. Ia mengkhawatirkan saat ini masih ada bom-bom lain di sekitar hotel. “Saat ini kendali penyelidikan dipegang sepenuhnya oleh pihak kepolisian. Polisi masih melakukan penyisiran,” tandas dia.
2 Comments so far
Leave a comment
Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>



Banyak juga biasa para terorist berhamburan, ya. Bisa belanjai bom yang mahal, bisa nginap di hotel berclass. Alangkah bagusnya kalau dipergunakan untuk perdamaian.
Comment by ashartanjung July 18, 2009 @ 12:45 pmBy writer of Hajji Book:
40 Hari Di Tanah Suci
Thank you
Banyak juga biaya para terorist berhamburan, untuk membunuh banyak orang, ya. Bisa beli bom yang mahal harganya, bisa nginap di hotel berclass. Alangkah bagusnya kalau uangnya dipergunakan untuk perdamaian.
Comment by ashartanjung July 18, 2009 @ 12:52 pmBy writer of Hajji Book:
40 Hari Di Tanah Suci
Thank you