useful


Oliver “The King” Kahn: New Legend
May 18, 2008, 11:29 am
Filed under: news of sport style

TAMPANGNYA sangar, tongkrongannya kokoh, tak segan untuk marah besar jika barisan bek di depannya tampil jelek. Namun itu dilengkapi dengan penampilan yang cekatan, cepat membaca arah permainan lawan dan handal dalam pertarungan one on one.
Itulah sedikit deskripsi kiper yang mengawali karir di klub semenjana Karlsruhe, Oliver Kahn. Sempat tak mendapat tempat di skuad klub asal kota kelahirannya itu, Kahn patut berterima kasih pada sosok Winfried Schafer. Mantan arsitek Karimun itulah yang memberinya kesempatan untuk tampil di skuad utama Karlsruhe. Hasilnya?kini dunia tak meragukan lagi dia adalah satu dari beberapa kiper hebat yang menghiasi kolong jagad sepakbola berteknik tinggi.
Ia terkenal memiliki teknik menangkap bola terbaik, cekatan dalam bola-bola atas dan duel udara serta sangat percaya diri dalam posisi one on one berhadapan dengan striker lawan. Badannya yang kokoh jelas menjadikan dirinya bak monster di mata para penyerang.
Sepak terjangnya di klub Bayern Muenchen dan timnas Jerman menjadi puncak karirnya. Momen manispun sempat ia kecap saat membela dua tim yang sejak kecil menjadi impiannya itu. Semua tempat kompetisi yang diimpikan pemain sepakbola di dunia ini pernah ia sambangi. Juara liga, piala Liga, Piala Champions, Piala Interkontinental sampai Piala Dunia mencatatkan nama Kahn sebagai pesertanya.
Kiper yang ‘hanya’ berharga 2,5 juta euro saat diboyong Muenchen dari Karlsruhe ini pun terlahir menjadi legenda baru, bukan hanya di timnas Jerman namun untuk klub terakhirnya, Bayern Muenchen.
Beberapa rekor pun ia tumbangkan. Dalam penampilan di Bundesliga, ia hanya kalah dari Karl Heinz Korbel (602) dan Manfred Kaltz (581). Tengok juga raihan gelar berikut delapan gelar juada Bundesliga, enam Piala Jerman, piala UEFA (1996), Liga Champions (2001) dan Piala Interkontinental (2001). Prestasi itu tentu sudah menjadi dasar kuat untuk menjadikan sosok Oliver Kahn menyandang kata “The King” di tengah namanya.
“Oliver adalah sosok yang besar dan melegenda, membuat Bayern memiliki gaya sendiri. Dia adalah satu elemen penting Bayern dalam 10 tahun terakhir,”ujar legenda Bayern lain, Karl Heinz Rummenigge, di situs Spiegel.
Sementara ucapan pendek nan penuh berarti diberikan Ottmar Hitzfeld. “Ia seorang legenda hidup,”.
Disanjung tak membuat Kahn melayang tinggi. Namun dengan gayanya yang khas, selalu optimis, ia berujar jika apa yang telah diberikannya pada klub dan negara adalah bagian kecil dari kemampuan sesungguhnya.
“Aku telah berkontribusi pada Bayern selama 14 tahun dan aku sudah mencoba berbuat yang terbaik untuk Bayern. Tapi tetap saja dalam pikiranku sepakgola adalah tentang kerja keras dan bukan tentang kenikmatan,”ujar Kahn, yang menyebut kenangan paling buruk yang tak pernah terlupakan adalah saat gawangnya kebobolan dua gol dalam rentang satu menit dari Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solaksjaer di final Liga Champions 1999.
Karena itulah ia memiliki prinsip yang sangat kuat, Never Give Up!. Yup, motto itulah yang selalu menjadi dasar penampilan King Kahn di lapangan selama 20 tahun berkarir sebagai pesepakbola kelas dunia.
Kini seiring bergulirnya waktu, Kahn menyatakan dirinya untuk mengundurkan diri dari hiruk pikuk persaingan di lapangan hijau. Dua puluh tahun sudah dirasa cukup bagi King Kahn untuk menunjukkan siapa sebenarnya seorang Oliver Kahn. “Jangan pernah menyerah, jadikan sepakbola sebuah kerja keras, jangan pernah merayakan apapun sebelum pertandingan usai,”pesan Kahn. Sebuah pesan dari sang legenda hidup, Oli Kahn. (persda network/bud)

Rekor Tak Kebobolan
SELAIN jumlah penampilan, Oliver Kahn juga menyertai langkah karirnya dengan pelbagai rekor. Sebagai seorang kiper, yang paling membanggakan tentu lama waktu tak kebobolan. Dan itulah yang telah dialami Oliver Kahn.
Saat ini, kiper Bayern Muenchen yang akan pensiun akhir musim ini masih menjadi pemegang rekor tak kebobolan terlama di Bundesliga. Ia melakukannya pada tahun 2006 lalu saat tak pernah kemasukan gol selama 736 menit.
Ia pun mencapai rekor penampilan kiper terbanyak di Bundesliga pada 2 Septermber 2007 lalu dengan 535 kali penampilan. (persda network/bud)

Selingkuh
SEBENARNYA sosok Kahn bukanlah orang yang menyukai banyak cinta. Itu sudah pernah ia tuliskan tatkala menjadi pemain junior di klub kota kelahirannya, Karlsruhe. Namun seiring ketenaran dan gelimang harta yang berada di sekelilingnya, godaan cewek ternyata tak bisa ditolaknya.
Meski sudah memiliki Simone dan memberinya dua anak David dan Catharina Maria, toh cewek seksi bernama Verena Kerth mampu menaklukannya. Kahn cerai dengan Simone setelah foto mesranya bersama Kerth dirilis sebuah media di Jerman. Tak ayal itulah sisi negatif terakhir yang menggelayuti karir Kahn di lapangan hijau. Sanggup menjaga gawang dari kebobolan, namun tak sanggun menjaga diri dari kebobolan godaan wanita, itulah Kahn. (persda network/bud)

Gorilla dan Cover Album
TONGKRONGAN kekar Kahn sudah lama menjadi trade mark-nya. Bahkan teriakan lantang dengan mata membelalak adalah ciri khas yang justru dinanti para pendukungnya.
Tak heran jika ia juga memiliki julukan lain, yakni si Wajah Sangar dan Gorilla!. Khusus yang terakhir, julukan itu menggaung pada tahun 1996 dan pertama kali dipopulerkan seorang komedian asal Jerman Harald Schmidt. Schmidt mengaku melihat sosok Kahn yang tengah marah besar kepada rekannya, Andreas Herzog.
“Mulutnya terbuka lebar, rambutnya gondrong dan mengembang, benar-benar seperti seekor gorilla,”ucap Schmidt. Kini, justru julukan itu turut memomulerkan nama Kahn.
Namun wajah sangarnya itu juga memberi rejeki lain bagi Kahn. Ia didaulat menjadi cover eksklusif album dua grup band rock terkenal Jerman, Die Prinzen dan Die Toten Hosen. (persda network/bud)

Rival=Lawan
INI dia sisi kontroversi lain seorang Oliver Kahn. Ia memiliki prinsip rival berarti sama dengan lawan. Ia menggunakannya saat bebaju Karlsruhe, Bayern Muenchen maupun timnas Jerman.
Jens Lehmann pernah mencicipi dahsyatmya prinsip King Kahn ini. Lehmann pernah diserang habis-habisan hanya gara-gara merebut tampuk kiper nomor satu timnas Jerman.
Mau tahu darimana Kahn memeroleh prinsip gilanya itu?”Saat dulu aku selalu melihat Rambo, Rocky dan Wall Street, ketiga film itu memberiku inspirasi,”ucap Kahn. (persda network/bud)

The Titan
SATU julukan lain yang cukup terkenal dari seorang Oliver Kahn adalah The Titan. Sesuai dengan artinya, Kahn dianggap memiliki kemampuan handal. Julukan itu diperoleh Kahn saat ia mampu menghadang tiga tendangan penalti saat final Liga Champions musim 2001 di Milan menghadapi Valencia. Tapi Kahn justru memberi jawaban yang cukup mengejutkan.
“Itu semua hal mudah bagiku, cukup tatap matanya, tentukan arah tembak dan dia bakal terpengaruh,”ujar Kahn. (persda network/bud)

Penghargaan:
Juara
Bundesliga: 1997, 1999, 2000, 2001, 2003, 2005, 2006, 2008
German Cup: 1998, 2000, 2003, 2005, 2006, 2008
German Super Cup: 1997, 1998, 1999, 2000, 2004, 2007
UEFA Cup: 1996
UEFA Champions League: 2001
Intercontinental Cup: 2001
Timnas:
European Championship: 1996
World Cup runner-up: 2002
World Cup Bronze medallist: 2006
FIFA Confederations Cup Bronze medallist: 2005

Penghargaan Pribadi
Man of the match Champions League Final, 2001
IFFHS World’s Best Goalkeeper – 1st Places: 1999, 2001, 2002
IFFHS World’s Best Goalkeeper – 2nd Place: 2000
IFFHS World’s Best Goalkeeper – 3rd Place: 2003
IFFHS World’s Best Goalkeeper – 4th Place: 2004
Best European Goalkeeper: 1999, 2000, 2001, 2002
European Footballer of the Year – Bronze Ball: 2001, 2002
UEFA Club Football Awards – Best Goalkeeper: 1999, 2000, 2001, 2002
Pesepakbola Terbaik Jerman: 2000, 2001
FIFA World Player of the year: runner-up, 2002
Kiper Terbaik Bundesliga: 1994, 1997, 1998, 1999, 2000, 2001, 2002
FIFA World Cup Golden Ball: 2002
Kiper Terbaik Piala Dunia 2002
FIFA 100 – 125 greatest living players, dipilih oleh Pelé: 2004
FIFA World Cup awards: All-Star Team 2002
UEFA Fair-Play Award: 2001
Silbernes Lorbeerblatt: 2006
“SPORT-BILD”-Award: 2006

Nama: Oliver Rolf Kahn
Lahir: Karlsruhe, 15 Juni 1969
Postur: 188 cm/91 kg

Karir:
Musim Klub Tampil
1987-1994 Karlsruher SC 128
1994-2008 FC Bayern Munich 428
1994-2006 Timnas Jerman 86

Advertisements

Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: