useful


Sebastian Giovinco: The Next Del Piero
August 16, 2008, 7:06 am
Filed under: news of football

BUKAN Tommaso Rocchi, Giuseppe Rossi ataupun Robert Acquafresca yang menjadi bintang dalam laga perdana Italia di Olimpiade Beijing 2008 melawan Honduras. Namun justru Sebastian Giovinco-lah yang justru berkibar dengan gol pembukanya yang mampu menuntaskan mandulnya lini depan Gli Azurri.
Seolah menunjukkan bagaimana caranya membobol jala lawan, Sebe, sapaan akrab Sebastian Giovinco, bermain ciamik. Liukan, keeping ball, umpan dan tendangannya mampu merepotkan barisan pertahanan lawan. Tak heran jika pelatih Pierluigi Casiraghi selalu memercayainya sebagai jenderal lapangan tengah, bahkan sejak di timnas U-21.
Tidak sekali ini saja Sebe menuai pujian. Sejak pertama kali ‘mentas’ ke level senior di klub Juventus, namanya terus didengungkan sebagai sosok pemain yang memiliki potensi besar. Bahkan ia seperti sudah diramal bakal menjadi punggawa penting timnas Italia. Dan jenjang ke arah itu sudah dirintis, tandanya:ia tak pernah absen mengikuti tangga timnas mulai U-16 sampai U-23. Hebatnya, di setiap level timnas itu, ia selalu berusia lebih muda dari yang disyaratkan. Seperti di Olimpiade ini yang diperuntukkan bagi U-23, ia baru berusia 21 tahun.
Nama Sebastian Giovinco melejit kala menjebol gawang AS Roma musim lalu dengan cara spesial. Ia melesakkan si kulit bundar melalui tembakan jarak jauh, yang persis sama kala Ronaldinho mencetak gol ke gawang Inggris di Piala Dunia 2002 lalu. Tubuhnya yang terbilang sangat pendek untuk ukuran pesepakbola Eropa, hanya 164 cm, tidak menjadi halangan bagi Seba untuk berprestasi maksimal.
Justru ia menggunakan kekurangannya itu sebagai andalan dalam merusak pertahanan lawan. Gocekan, insting membunuh, daya jelajah dan presisi umpan ditambah skill individu mumpuni, sudah menjadi syarat yang cukup bagi Seba untuk menjadi bintang baru Serie A musim depan. Potensinya sudah terkuak musim lalu kala dipinjamkan Juventus ke Empoli. Saat itu ia sukses mencetak enam gol dalam 20 penampilan.
“Tahun dalam masa pinjaman sangat penting. Aku bukan seorang anak kecil lagi. Aku lebih berpengalaman dan merasa siap untuk tantangan apapun. Tidak ada rasa takut,”ucap Giovinco, di Tuttosport, Senin lalu.
Beberapa pengamat menilai, kehadiran Seba seakan mengingatkan orang pada Gianfranco Zola dan Diego Maradona. Seba pun seperti terlahir dengan kemampuan kombinasi dari keduanya.
Berkat kemampuan individu dan perannya dalam tim, membuat tifosi Juventus pun sudah mengidentikkan dirinya seperti Alessandro del Piero, legenda hidup Bianconeri. Tak heran jika kubu Juventus sudah siap menyambut The Next Del Piero tersebut.
Hal itu diakui Zola sendiri. “Dia sangat pandai mencari celah, kemampuannya berada di atasku, sungguh senang aku memiliki ‘kembaran’ seperti dia, dan aku yakin Maradona pun setuju denganku,”ucap Zola, yang melatih Seba di timnas U-21. Dan satu gol pembuka Italia di Olimpiade Beijing di menit 41 menjadi bukti ornamen penting Giovinco di timnas Italia.
“Ia seorang pemain yang selalu memberikan yang terbaik untuk tim, ia mampu bermain di posisi tengah, kiri maupun kanan. Dia bakal menjadi pengganti peran Pavel Nedved dengan kemampuan setara Del Piero nantinya, dia pemain yang memiliki karakteristik kuat,”sebut pelatih Juventus, Claudio Ranieri.  (persda network/bud)

Dibalik Seb Alex

NAMA panggilan resminya memang Sebe. Namun sebagian tifosi Juventus sudah memiliki panggilan unik untuk Sebastian Giovinco. Website forum komunitas penggemar Juventus menyebutkan, jika panggilan Seb Alez lebih layak disematkan pada pemuda asli kota Turin tersebut.
Nama yang cukup aneh bukan?Tapi tidak untuk kalangan tifosi. Pasalnya kata “Seb” diambil dari sinkronisasi bahasa Inggris untuk “Sub” alias pengganti atau pemain pengganti. Nah dari situ saja sudah ketahuan apa makna kata Seb. Sedangkan kata “Alex” jelas merujuk pada legenda hidup La Vecchia Signora yang masih merumput, Alessandro del Piero. Artinya, memang kehadiran Sebe bakal dipatronkan menjadi pengganti sosok Alex Del Piero, yang memang sudah mulai di ujung karir profesionalnya.
Tidak hanya itu, julukan lain tiba-tiba saja muncul kala Sebe tampil dominan dan ciamik di partai perdana Italia di Olimpiade Beijing 2008. Berkat satu gol dan kemampuan gocekan, ia pun dijuluki The Italian Messi oleh para pembaca Tuttosport. Panggilan itu tentu bukan main-main. Bukti sudah terpampang di lapangan, gocekan yang lengket, akurasi tembakan dan umpannya menjadi bukti yang merepotkan barisan pertahanan lawan.
Silaukah Sebe dengan semua itu?”Aku merasa belum perlu terbang tinggi, karena sayap-sayapku belum penuh semua. Pada saatnya nanti, bakal hadir Sebe betulan, tanpa ada pengaruh nama pesepakbola lain,”tukas Sebe, yang mengindikasikan dirinya tak ingin disejajarkan dengan pesepakbola manapun.  (persda network/bud)

Diincar Arsenal Rp101,25 M
PENAMPILAN yahud dalam tiga partai Italia di Olimpiade Beijing 2008 membuat beberapa klub besar Eropa kepincut dengan Sebe. Hal inilah yang membuat Juventus sempat ketar-ketir, terutama kala Arsenal mengumumkan secara resmi penawaran mereka terhadap pemuda plontos tersebut.
The Gunners secara terbuka menyatakan keinginannya untuk meminang Sebe dengan 7,5 juta pound atawa sekitar Rp101,25 miliar!. Agen sang pemain, Claudio Pasqualin menyatakan di tuttosport, Kamis (14/8), kalau The Londoners telah menyiapkan kontrak eksklusif yang menarik untuk sang pemain.
Sudah bukan menjadi rahasia lagi jika Sebe ingin pindah jika gajinya di Juventus tidak dinaikkan secara drastis. Penampilannya musim lalu bersama Empoli menjadi dasar bagi Sebe untuk meminta kenaikan pendapatan.
“Kilenku jelas sudah menunjukkan kecintaannya pada Juventus, klub favoritnya sejak kecil. Dan perlu digarisbawahi kalau Sebe sangat cinta dengan Juventus dan tak diragukan lagi ia ingin menjadi bagian dari klub legendaris dunia itu, sekarang dan yang akan datang,’ungkap Pasqualin.
Sampai saat ini Sebe belum berkomentar tentang tawaran bermain di Arsenal. “Aku harus berkonsentrasi untuk Olimpiade, aku tak ingin memandang apapun dulu di luar arena ini,”tegas pemain yang hanya berpostur 164 cm ini.  (persda network/bud)


Muncul Jiwa Playboy

MENJADI bintang anyar di kancah sepakbola Italia, membuat kehidupan Sebe pun mulai berubah. Kini pelbagai aktifitas di luar lapangan pun menjadi perhatian publik, tak terkecuali masalah kehidupan pribadi, termasuk jalinan asmara dengan lawan jenis.
Sebe memang mulai ‘berulah’. Pasalnya dalam semester pertama tahun 2008 ini, ia sudah ‘mengoleksi’ dua wanita cantik dan seksi. Medio Februari 2008 lalu, ia kedapatan tengah bermesraan dengan aktris sekaligus simbol seks Italia, monica Belucci. Mereka tertangkap kamera sering berjalan mesra di mal, restoran dan menghabiskan malam bersama di diskotek dan kediaman Belucci di kota Milan.
Hubungan asmara mereka kabarnya tak berlangsung lama. Sebe pun jatuh ke pelukan cewek lain, yang juga berprofesi sebagai model, Bianca Balti. Situs GossipNews mengungkapkan, mereka berdua seperti terlihat tengah dilanda gelombang asmara besar.
Bulan lalu, Sebe-Balti tampak berjalan sembari menggamit tangan pasangannya di sebuah pantai di kawasan Sardinia, pulau di sebelah Utara Italia. Rumors yang beredar, kedua insan ini mulai terlibat hubungan pribadi usai pertemuan mereka di sebuah parade busana musim panas beberapa waktu lalu di kota Milan. Saat itu Balti tengah memamerkan karya fashion dari rumah mode terkenal seperti Roberto Cavalli, Donna Karan, Guess dan Anna Molinari.
Setelah pertemuan yang diikuti tukar menukar nomor ponsel, keduanya dikabarkan langsung saling berhubungan. Meski Balti lebih tua 3 tahun dibanding Giovinco, hal itu bukan menjadi penghalang besar untuk keberlangsungan hubungan mereka.
“Mereka benar-benar tengah jatuh cinta, kadang Seba (panggilan Giovinco-red) mengirimkan buket bunga hanya untuk memberikan tanda kalau dirinya memerhatikan dan menginginkan kehadiran sang cewek cantik,”ucap seorang teman dekat Balti, seperti dirilis La Stampa.
Meski baru ‘jadian’, namun beberapa kalangan menyebut umur hubungan mereka tak kan lama. Pasalnya, Sebe dianggap memiliki jiwa playboy di kehidupan asmaranya. Kita nantikan saja.  (persda network/bud)

Nama: Sebastian Giovinco
Lahir: Turin, 26 Januari 1987
Postur: 164 cm/54 kg

Senior clubs1
Tahun            Klub            Tampil/gol
2006-                Juventus        3/0
2007-2008             Empoli        35/6
2003                Italy U-16        7/3
2003-2004            Italy U-17        7/1
2005                Italy U-18        4/0
2006                Italy U-19        1/1
2006-2007            Italy U-20        4/0
2007-                Italy U-21        9/0
2008                 Timnas Olimpiade    9/3


Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: