useful


Tim Sukses Andy Murray: Magnificent Twelve
September 14, 2008, 9:17 am
Filed under: news of sport style

SINAR terang Andy Murray tengah benderang menyinari Flushing Meadows. Meski harus mengakui keunggulan petenis peringkat dua dunia, Roger Federer di partai puncak perhelatan AS Terbuka di Arthur Ashe dengan skor 6-2,7-5,6-2, namun pesona pemuda berusia 21 tahun tersebut benar-benar tengah di puncak.
Paling tidak pengakuan itu datang dari seluruh penjuru Inggris Raya. Setelah kontingen Olimpiade Beijing menuai sukses, kebangkitan olahraga Inggris juga tertular ke Andy Murray. Ia pun sukses menorehkan sejarah sebagai petenis Inggris pertama yang berada di partai final AS Terbuka dalam dua dekade terakhir ini.
“Aku sungguh bahagia, paling tidak aku semakin percaya diri mengarungi seluruh turnamen tahun ini, hasil ini membuat selmuanya bergembira, terutama orang-orang terdekatku yang tak lelah untuk selalu hadir dan mendukungku di Flushing Meadows ini,”ucap Murray, di Telegraph, selasa (9/9).
Murray memang patut berterima kasih pada orang-orang terdekat yang rela menghabiskan waktunya untuk bersama dirinya di New York selama perhelatan AS Terbuka. Di tim Murray sendiri, ada 12 orang yang selalu hadir berada di dekat Murray tiap kali pemuda itu bertanding. Pers AS dan Inggris menjuluki mereka dengan magnificent twelve.
Ke-12 orang tersebut antara lain Willie Murray (ayah), Matt Little (pelatih fisik), Andy Ireland (physiotherapist), Jez Green (nutrisi), Miles MaClagan (taktik), Patricio Apey (urusan kontrak), Kim Sears (kekasih), Judy Murray (ibu), Karen dan Keith Erskine (paman dan bibi), Roy Erskine (kakek), Jan Frayar (teman dekat nenek), Rob Stewart (manajer website pribadi), Stuart Higgins (juru bicara) dan Richard Branson (pengusaha).
Mereka semua benar-benar total mendukung Murray dan membuat petenis kebanggaan Inggris ini bisa bermain nyaman di lapangan. “Kami memang memiliki gaya tersendiri untuk Murray sehingga ia bisa bermain dengan tenang dan nyaman, hasilnya ternyata positif meski ini terjadi di New York, padahal kami ingin ini terjadi di Wimbledon,”ucap sang ayah, Willie Murray.
Sang kekasih, Kim Sears pun mengaku tidak masalah berada dalam situasi panas dan dingin karena hujan yang terjadi di New York. Baginya, berada di samping Murray lebih penting dibanding liburan. “Aku ingin dia jadi juara, meski akhirnya gagal namun aku tetap bangga dengan performanya, semoga saja dia bisa terus berprestasi karena masih muda, apapun yang ia kerjakan dan inginkan selama untuk prestasinya di dunia tenis, kami selalu mendukungnya,”ujar cewek berambut panjang ini.  (persda network/bud)


Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: