useful


Cheyenne Woods: Paling Susah Hafal Lapangan
September 22, 2008, 10:28 am
Filed under: news of sport style

NAMA pegolf putri yang satu ini tengah menanjak. Seperti halnya Michelle Wie kala pertama kali terjun ke dunia profesional, nama Cheyenne Woods pun langsung menarik perhatian semua pengamat golf dunia, baik amatir maupun profesional.
Postur dan teknik memukulnya terbilang komplet meski baru berusia 18 tahun. Kemampuan itu dibuktikan dengaan prestasi sebelum masuk ke dunia pro yakni menjuarai lebih dari 30 turnamen amatir termasuk turnamen bergengsi Big I Junir Classic dan American Junior Golf Association’s Nike Golf Junior. Prestasi itu ditambah dengan empat kali juara di Xavier College Prep. Pukulan terbaiknya ada pada jenis swing.
“Aku sungguh terobsesi dengan semua ini, karena sejak kecil aku ingin menjadi seorang pegolf terkenal dunia, jalan itu selalu ada karena ayah dan kakekku selalu bisa memberi waktu untukku, merekalah yang membuatku kenal dengan olahraga stik ini,”ujar Cheyenne, seperti dirilis GolfTour, Kamis (18/9).
Cewek bernama lengkap Cheyenne Nicole Woods ini pun punya obsesi untuk menjadi pesaing para golfer kelas dunia. “Michelle Wie membuatku terinspirasi, baik karena dia mampu menembus kelas dunia, ataupun karena prestasinya yang tak stabil, itu semua membuatku belajar, dan hal negatif yang dialami Wie, aku tidak ingin merasakannya,”imbuh gadis kelahiran 25 Juli ini.
Namun ia mengakui, satu kelemahan yang selama ini selalu menderanya di sebuah turnamen besar dengan jumlah hole banyak dan drive range rumit adalah susahnya untuk menghafal tipikal lapangan golf tersebut.
Cewek asal kota Phoenix ini menyebut, ia selalu kesulitan untuk mengetahui dengan persis bagaimana tipikal rumput yang berada di sisi drive range. “Itu yang membuat aku kadang harus berpikir dalam, karena saat sesi latihan aku bisa sukses dan mengethui kunci pukulan, namun saat turnamen berlangsung, kadang aku lupa, itu yang kini tengah menjadi fokus perubahan dalam diriku, karena itu krusial,”ucap Cheyenne, yang sangat menggemari rambut panjangnnya dan sempat mengamuk tatkala di usia 10 tahun rambutnya dipotong diam-diam oleh orang tuanya.
Kini ia tengah fokus untuk memperbaiki semua teknik, pasalnya tahun depan ia mengaku akan mengikuti secara penuh pelbagia turnamen di LPGA Tour dan berprestasi di AS Terbuka. (persda network/bud)

Lepas dari Nama Besar Tiger Woods
MEMILIKI nama Cheyenne Woods, tentu orang akan langsung berpikiran ada hubungan apa dengan Tiger Woods, pegolf putra nomor satu dunia itu. Memang benar, Cheyenne adalah keponakan dari petenis yang lahir di Thailand tersebut. Tak heran jika Cheyenne pun dianggap belajar teknik pada Tiger Woods.
“Aku memang belajar awal dengannya, tentu bersama ayah dan kakekku, sama seperti paman Tiger dulu pertama kali belajar, tapi kini aku berusaha mandiri dan hanya menanyakan beberapa nasehat teknis padanya,”ucap Cheyenne Woods.
Namun di lubuk hati terdalam, Cheyenne mengaku dirinya sudah ingin membuang jauh-jauh nama besar sang paman yang selama ini melekat dalam namanya. Alhasil, ia pun terus berusaha keras untuk bisa matang sebelum benar-benar terjun ke level profesional. “Aku tidak ingin hanya mengejutkan dunia secara tiba-tiba tapi setelah itu lenyap ditelan bumi, semua harus melewati proses yang benar,”tegas Cheyenne. (persda network/bud)

Mega Kontrak Nike
MENJADI keponakan seorang pegolf terkenal memang enak. Ini juga yang berlaku bagi Cheyenne. Meski belum berkelas profesional, ia sudah sering diperbolehkan mengikuti kejuaraan semi-pro, setingkat di bawah master.
Tidak hanya itu, melihat potensi besar dalam diri pemegang Golfer Putri terbaik College tahun 2007 ini, pihak Nike pun sudah berancang-ancang mengikat Cheyenne dengan nilai yang cukup besar. Menurut ProGolf, Nike sudah berancang-ancang untuk memberikan kontrak eksklusif sebesar 5 juta dolar AS untuk dua tahun pertama mulai musim golf tahun 2009. Jumlah ini jelas menjadi rekor, dan berpeluang untuk menyamai rekor sang paman jika tahun ini mampu berprestasi lebih baik. Nike akan mensupport semua turnamen, apparel sampai hal non teknis lainnya. (persda network/bud)


Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: