useful


77 Anggota DPR Lintas Fraksi yang dilaporkan ke BK
September 23, 2008, 7:53 am
Filed under: news around Indonesia

HAMPIR dipastikan seluruh fraksi di DPR ada anggotanya yang diikutsertakan, dilaporkan oleh Koalisi Penegak Citra DPR bersama ICW ke Badan Kehormatan (BK) DPR, Selasa (23/9). Ke 77 anggota DPR yang dilaporkan kasusnya berbeda-beda.

*13 orang yang diduga menerima cek dalam pemilihan Deputi Seniior Gubernur BI, Miranda Goeltom yang terdiri dari 10 orang dari Fraksi PDIP dan 3 orang Fraksi Partai Golkar. Antara lain:
Emir Moeis, Agus Condro Matheos Pormes, Dudhi Makmun Murod, Budiningsih, Muhammad Iqbal, William Tutuarima, Soewarno, Ni Luh Mariani Tirtasari, Surtala HW, Marthin Bria Seran, Azar Muchlis, Bobby S Suhardiman (PDIP). Marthin Bria Seran, Azar Muchlis dan Boby S Suhardiman (Golkar)

*3 anggota DPR yang menjadi tersangka kasus suao
Sarjan Taher (Demokrat), Yusuf Emir Faisal (PKB) dan Bulyan Royan (PBR)

*43 orang anggota DPR lintas fraksi yang diduga menerima aliran dana BI seperti yang diungkap oleh Hamka Yandhu saat menjadi tersangka Oey Hoey Tiong dan Rusli Simanjuntak di pengadilan Tipikor, 28 Juli 2008. 43 orang anggota DPR terdiri dari, 12 (PDIP), 12 (Golkar), 5 (Reformasi), 1 (PDU), 1 (KKI), 6 (PKB) 6 (PPP).

*18 anggota DPR lintas fraksi yang diduga melakukan pelanggaran kode etik. Laporan ke BK didasari atas sumber yang didapat dari surat kabar. Masing-masing, 5 orang yang diduga mendapat gratifikasi serta pelanggaran tata tertib DPR saat melakukan kunjungan ke Korea dan Jepang atas biaya pihak ketiga. Selain itu, kunjungan ke Korea dan Jepang tanpa ada ijin dari pimpinan DPR.

Antara lain: Agusman Effendi (Golkar), Tjatur Sapto Edi (PAN), Zainudin Amali ( Golkar), Zulkiflimansyah (PKS), M Najib (PAN) Taman Achda (PPP), yang kesemuanya adalah anggota Komisi VII DPR.

*4 orang dari Fraksi Partai Golkar yang diduga melakukan pelanggaran tatib DPR karena berplesiran ke Mesir dengan alasan studi banding tanpa adanya ijin dari pimpinan DPR. Tidak ada deskripsi tugas melakukan studi banding ke luar negeri. Ke empatnta masing-masing; Mukhtarudin, Zainudin Amali, Ebby Jauharie dan Soeharsojo.

*Inisial ZD dari Fraksi Partai Golkar yang diduga menerima biaya perjalanan dinas pulang pergi selama 6 hari ke Jeddah dari Departemen Agama (dugaan gratifikasi)

*Inisial TP dari Fraksi PDI P erjuangan diduga menerima gratifikasi dari berbagai pihak (dugaan gratifikasi)

*inisial JAD dari Fraksi PDI Perjuangan diduga melakukan penggelapan pajak, penyalahgunaan ijin negara dalam memperkerjakan orang asing dan dugaan sebagai pelaku kekerasan (dugaan pelanggaran kode etik berat)

*Aziz Syamsuddin dari Fraksi Partai Golkar diduga melakukan kebohongan publik, menyatakan pergi reses ke daerah, tapi nyatanta studi banding ke Swiss.

*4 orang yang diduga menerima gratifikasi, menerima uang saku dari Bank Indonesia (BI) dalam kunjungan ke luar negeri (AS dan London) sebesar Rp 130 juta. Ke empat anggota fraksi itu antara lain, Ganjar Pranowo, BP (Golkar), AMM (PKB) dan AR (PKS).


Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: