useful


Federasi Sepakbola Kroasia: Bikin Buku Anti Kerusuhan
October 12, 2008, 11:22 am
Filed under: news of sport style

SAAT gelaran partai Kroasia versus Inggris bulan lalu, suporter tuan rumah melakukan tindakan rasial yang membuat pemerintah Kroasia malu. Tidak hanya kalah telak, Federasi Sepakbola Kroasia (HNS) terkena getahnya, yakni denda dari otoritas sepakbola Eropa, UEFA.
Mungkin saking kesalnya dengan tindakan suporter Kroasia yang berbuat tindakan rasis, pemerintah Kroasia mengkampanyekan bagaimana menjadi suporter yang baik kepada anak-anak sekolah. Tujuannya tentu saja untuk memulihkan citra suporter Kroasia yang buruk menjadi lebih baik di masa depan.
Ide ini muncul dari Bozica Uroic, seorang guru sekolah di Zagreb. Uroic bahkan menulis sebuah buku yang berisi tentang sikap sopan santun suporter di acara olahraga, mulai dari bepergian menuju lokasi pertandingan hingga kembali pulang dengan selamat.
Buku ini telah dilaunching pada akhir minggu lalu. Uroic menyebut, langkah ini menjadi pondasi awal sebelum membuat program lain sehingga membuat suporter Kroasia lebih berintelektual tinggi di tengah usaha UEFA untuk menuntaskan rasisme di sepakbola.
“Ayahku adalah pendukung setia Dinamo Zagreb selama bertahun-tahun. Dalam rentang waktu itu, ayahku merasa nyaman kala berada di stadion dan menikmati permainan pemain jagoannya. Tapi kini ia merasa semuanya sudah berubah, ketika ia pulang ke rumah ia mengatakan tidak ingin pergi ke stadion lagi karena selalu ada perusakan,”ucap Uroic, seperti dikutip dari OleOle, Sabtu (11/10).
“Karena itulah aku memutuskan untuk berbuat sesuatu guna menolong anak-anak muda yang mungkin tidak tahu bagaiman harus bersikap ketika menonton acara olahraga, dan beruntung federasi dan pemerintah memberiku dukungan sehingga tercipta buku ini,”terang Uroic.
Langkah yang dilakukan Uroic ini mendapat sambutan hangat dari semua kalangan. Bahkan HNS sudah memiliki program untuk mengikutsertakan beberapa pemain timnas Kroasia dan pelatih Slaven Bilic dalam video klip khusus yang berisi kampanye sopan santun di stadion.
Selama tiga tahun terakhir, Kroasia harus membayar denda sebesar 200 ribu francs atau lebih dari Rp400 juta karena tindakan rasis dan kerusuhan yang ditimbulkan suporter.
“Kami tentu merasa senang jika dilibatkan, karena bukan hanya soal permainan saja yang menjadi perhatian, tapi kami juga ingin melihat orang-orang yang datang ke stadion bisa menikmati permainan kami, dan permainan lawan dengan nikmat,”dukung Bilic.  (persda network/bud)


Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: