useful


Kitab Kuning, Sepakbola hingga Kereta Kencana Imam Samudera
November 4, 2008, 2:50 am
Filed under: news around Indonesia

SOSOK Abdul Azis atau Imam Samudera, dimata para tetangganya kini sudah menjadi ikon. Desa Lopang Gede, Serang, Provinsi Banten, tak jauh dari pusat pemerintahan Provinsi Banten, di situlah Imam Samudera kecil dilahirkan 14 Januari 1971 lalu. Imam Samudera kecil adalah sosok pendiam dan penggemar buah Jambu Batu. “Azis, teman kecil saya. Yang saya ingat, si Azis itu suka sekali makan Jambu Batu. Saya sering petik buah Jambu sama Azis. Biasanya, sore dilanjutkan dengan bermain sepak bola,” ujar Lili teman kecil Imam Samudera yang sempat ditemui.
Dengan logat bahasa yang khas, Lili kemudian tertawa kecil saat pertama kali ia memulai cerita, Imam Samudera adalah benar-benar teman kecilnya. Lili kaget, Azis kecil yang ia kenal dulu sudah berganti nama dan sudah mendunia dengan tuduhan seorang teroris. “Dapet nama dari mana si Azis itu. Imam Samudera? Apa karena dia suka sekali berpergian, naik kereta sampai ke Merak. waktu kecil, Azis suka juga naik kereta. Yang suka ikut biasanya si Lulu,” Lili coba mengingat-ingat. Rumah ibunda Imam Samudera memang tak jauh dengan pelintasan kereta api. Tak jarang kereta yang melintas, tiba-tiba berhenti sesaat.
“Sampai sekaran juga keretanya masih suka berhenti. Dulu, Azis, saya sama teman yang lain suka melompat dan ikut kereta sampai Merak. Makanya, sampai sekarang saya suka terheran-heran si Azis sekarang sudah jadi selebritis. Orangnya tak banyak bicara, lebih banyak diam,” ujar Lili sambil mengingat-ingat lagi kedekatannya dengan Abdul Azis.
Lain lagi cerita teman Abdul Azis kecil lainnya, Ude. Ia mengingat sosok Abdul Azis kecil yang lihai bermain sepak bola. Azis, ceritanya, selalu dijadikan andalan sebagai pemain inti untuk bertanding dengan teman-teman kampung sebelah.
“Azis yang saya ingat kakinya lincah mengolah bola. Waktu kecil kebanyakan anak-anak menghabiskan waktunya untuk bermain bola. Azis memag bukan orang yang banyak main, dia lebih sering membantu ibunya berjualan,” ungkap Ude sambil mengerutkan dahinya, mengingat-ingat masa kecilnya bersama Abdul Azis.
Yang juga diingatnya adalah, Imam Samudera yang dikenal pandai dan selalu mendapat rangking sekolah ini, saat duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP), sudah menguasai kitab kuning. Ude melanjutkan ceritanya lagi, Abdul Azis mampu menguasai kitab kuning di luar kepala.
“Saat mengaji, Azis yang sudah lebih dulu hatam Qur’an dari teman-teman lain,” kata Ude yang kemudian mengaku sudah tak ingat lagi kenangannya besama Abdul Azis saat masih anak-anak dulu.
Setelah menamatkan sekolah di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Serang, Abdul Azis atau Imam Samudera kemudian merantau ke Malaysia dan melanjutkan sebagai pejuang Afganistan. Hingga pada tahun 2002 lalu,Imam Samudera tertangkap dan dinyatakan secara hukum bersalah, sebagai otak serangkaian peledakan di beberapa tempat. Imam Samudera divonis mati bersama Amrozi dan Mukhlas alias Ali Gufron, dinyatakan bersalah sebagai dalang utama peledakan di Bali.
Ajal seseorang tak ada yang tahu. Namun, di Nusakambangan, Imam Samudera sudah kerap bermimpi dijemput oleh kereta kencana. Ini diungkapkan oleh Agus Setiawan, salah seorang anggota Tim Pembela Muslim (TPM) sebelum keberangkatan ke Nusakambangan, Minggu sore (2/11) kemarin.
Azis, Amrozi dan Mukhlas kerap bermimpi sama. Mimpi dijemput kereta kencana dan mimpi itu selalu berulang-ulang. Mimpi itu, menurut penuturan mereka selalu datang setiap pukul 3.00 dini hari ke atas. Apa maksudnya, mereka meminta kami untuk menerkanya sendiri,” kata Agus Setiawan.
“Kereta kencana itu, menurut cerita mereka selalu datang bersama para bidadari. Saya juga sempat dimarahi oleh Azis, untuk tidak usah mengajukan PK karena memperlambat mereka untuk bisa mati secara syahid,” tutur Agus Setiawan. (


Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: