useful


Kirsty Coventry: Belajar Sejarah Renang di Mesir
February 23, 2009, 10:15 am
Filed under: news of sport style

SANGAT jarang seorang atlet ingin dan sedikit memanfaatkan waktu untuk belajar tentang latar adanya jenis olahraga yang digelutinya. Nah, kirsty-coventry1satu di antara sedikit atlet papan atas dunia itu adalah Kirsty Coventry. Atlet renang cantik ini bahkan rela untuk sesekali pergi ke Mesir hanya untuk menggali iformasi tentang sejarah renang di masa lalu.
Hebatnya, ia malah terobsesi untuk mendapatkan keterangan detail sampai zaman pra sejarah!. Ia pun sesekali berdiskusi dengan beberapa pakar sejarah di negeri yang terkenal dengan sungai Nil-nya itu. “Entah kenapa setiap kali aku pulang ke negaraku, aku pasti ingin mampir ke Mesir dan mencari beberapa pengetahuan tentang apa sebenarnya renang itu, kini aku sudah mulai mengerti bagaimana orang zaman dahulu pun sudah mengenal renang dengan persepsi yang berbeda tentunya dengan zaman sekarang,”ujar perenang berusia 25 tahun ini.
Bahkan, ia pun tak segan untuk mencari ‘keberuntungan’, yakni menemukan beberapa catatan penting. Hasilnya, ia telah melihat beberapa lukisan tentang perenang dari Zaman Batu di `gua perenang’ yang berdekatan dengan Wadi Sora di Gilf Kebir, Mesir Barat Daya. “Ternyata catatan tertulis tentang berenang sudah ada sejak 2000 SM, itu menandakan kalau zaman dulu aktifitas seperti ini memang menjadi bagian penting dari kehidupan,”ungkap Kirsty.
Pada tahun 1538, Nicolas Wynman, profesor bahasa asal Jerman, menulis buku pertama tentang renang. Perlombaan renang di Eropa bermula pada sekitar tahun 1800, dan sebagian besar peserta menggunakan gaya dada. Gaya rangkak depan, ketika itu dipanggil gaya trudgen, gaya yang dikenalkan John Arthur Trudgen pada 1873, hasil tiruan ala suku Indian.
“Benar-benar menakjubkan, dan aku tak menyangka renang memiliki sejarah sama kuatnya dengan lari marathon, paling tidak nantinya aku bisa menjelaskan ini pada teman-teman dan anak cucuku,”imbuh Kirsty, di majalah syl.com, Selasa (6/1).
Selama ‘pengembaraannya belajar sejarah renang, perenang asal Zimbabwe ini juga mengetahui kalau olahraga ini menjadi satu cabang olahraga dalam Olimpiade Athena 1896. Pada tahun 1900, gaya punggung dimasukkan ke dalam perlombaan Olimpiade sebagai suatu acara.
Ia pun tahu, gaya kupu-kupu awalnya dianggap sebuah kelainan yang tidak patut untuk dilombakan. “Nyatanya gaya ini menjadi atraksi tersendiri dan diterima sebagai bagian gaya renang pada 1952,”sebut Kirsty, bak tutor.  (persda network/bud)

Harta Berharga Zimbabwe
IA sukses membuat sejarah baru bagi Zimbabwe di level renang dunia. Raihan emas di nomor 200 meter gaya kupu-kupu dan tambahan tiga medali perak lainnya, menjadi nama negara di Afrika itu mencuat ke dunia internasional. Mereka tidak lagi menggantungkan diri pada nomor lari, kini negeri yang tengah dilanda konflik politik itu punya kebanggaan lain.
Nama Kirsty Coventry pun mencuat dan menjadi ‘barang paling berharga’ bagi Zimbabwe. Tak heran kalau Presiden Zimbabwe Robert Mugabe pun mengatakan kalau Kirsty Coventry harus ‘diselamatkan’ demi alasan negara. Kehilangan perenang kelahiran 16 September itu memang bisa saja terjadi. Pasalnya, meski berstatus warga negara Zimbabwe, ia sudah lama menetap di AS.
Tapi buru-buru ia menegaskan kalau Zimbabwe tetap ada di dadanya. “Aku tidak ada niatan untuk meninggalkan negara itu meski aku sudah lama di AS, pada saatnya nanti aku tetap tinggal di sana, meski tidak seumur hidup karena di sana memang kurang aman,”tegas Kirsty, yang mendapat julukan Si Gadis Emas di negara beribukota Harare ini.
Selain dianggap pahlawan nasional, Kirsty Coventry juga mendapat layanan istimewa untuk semua bidang kehidupan. Artinya, apapun keinginan sang perenang ini bakal disetujui pemerintah. Buktinya, usai mendapat medali emas, ia langsung menerima hadiah 100 ribu dolar AS, yang dialokasikan Kirsty bagi beasiswa anak-anak Zimbabwe.  (persda network/bud)


1 Comment so far
Leave a comment

jems’ay

Comment by piras




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: