useful


Chantelle Houghton: Mesra Sebelum Laga
February 24, 2009, 1:44 pm
Filed under: news of sport style

BANYAK ragam untuk memberi semangat pada orang terdekat menjelang sebuah momen reguler maupun istimewa. Cara inilah yang menjadi pilihan Chantelle Houghton untuk memompa emosi dan semangat Jermain Defoe. chantelle-haughton2Mantan bintang Big Brother ini mengaku memiliki selera tersendiri untuk membuat penampilan Defoe makin cemerlang.
Nah, satu di antaranya adalah dengan melakukan treatment pada Defoe sebelum ia bertanding di lapangan hijau. Ada beberapa hal yang selama bulan Oktober, sejak mereka pertama kali berhubungan asmara, dilakukan Chantelle yang dianggapnya menjadi bagian penting dari kesuksesan Defoe menunjukkan performa terbaiknya kembali.
Satu di antaranya adalah selalu mengajak sang kekasih untuk bermesraan sekitar 2- 3 jam sebelum partai dimulai. Menurut Chantelle, gaya ini sangat disukai striker yang kembali lagi ke Tottenham Hotspur tersebut. Model ‘bermesraan’ pun selalu dilakukan beragam. Hebatnya, pilihan ini tidak selalu menjurus pada seks semata.
“Dia sangat menyukai apa yang kami lakukan selama ini, mesra tidak selalu harus berorientasi ke seks, tapi bentuk perhatian terhadap semua sisi tubuh menjadi lebih penting, dan kecupan di bibir sebelum kita ‘berpisah’ menjadi hal yang paling dahsyat menjadikan dirinya penuh energi,” tutur Chantelle, di wags, Selasa (27/1).
Cewek berusia 25 tahun ini pun terkadang rela untuk ‘mengantre’ hanya untuk bertemu Defoe sebelum pertandingan. Rumahnya di kawasan Essex menambah langkah mudah untuk bertemu dengan Defoe. “Ia memang tak pernah pindah dari London, ini yang membuatku merasa nyaman dan enak, aku bisa memberi banyak perhatian padanya, dan kini aku merasakan kalau dirinya benar-benar memiliki motivasi lebih, Anda harus melihatnya di lapangan,” imbuh Chantelle.
Jika tak sedang bertanding di White Hart Lane, markas The Spurs, terkadang Chantelle pun rela untuk menemani sang kekasih ke partai tandang. Kebiasaan yang wajar karena hampir diikuti semua WAGs pemain arahan Harry Redknapp tersebut. “Kalau tak sempat, aku pastikan sebelum ia bertanding, aku akan selalu menelponnya dan membeir semangat, sekali lagi, bukan ujung-ujungnya selalu seks, tapi ke hal-hal khusus lainnya,” ucap Chantelle.
Tidak hanya itu, beberapa model lain menjadi pelengkap Chantelle untuk membuat Defoe bersinar kembali. Ia selalu tak lupa untuk membuat adonan keju dicampur susu coklat kesukaan Defoe. Di waktu lain, ia juga harus mempersiapkan parfum khusus untuk Defoe bertanding. “Dia memiliki lima parfum yang berbeda, jadi aku pastikan kalau dalam setiap partai, ia tak memakai satu parfum berturut-turut, karena itulah kepercayaan yang ia miliki, jadi aku harus mencatat jenis apa yang dipakai sebelum partai sekarang,” jelas Chantelle.

Meski terkesan ribet, kebiasaan ini tidak menjadi masalah berarti bagi Chantelle. Paling tidak, kesamaan gaya hidup yang mereka lakukan membuat metode ini sangat nikmat untuk mereka. “Mungkin nantinya aku harus memilih variasi lain, jadi tidak bosan dan yang pasti, bisa membuat Defoe bahagia terus,” harap Chantelle.
Pasangan ini bertemu bukan di Inggris, tapi di Jerman setelah Defoe berpisah dari Danielle Lloyd, yang ironisnya teman dekat Chantelle selama di ajang reality show Celebrity Big Brother.  (persda network/bud)

Bikin Kartun Defoe
ADA satu obsesi yang kini hampir menjadi realitas Chantelle, yakni membuat tokoh kartun dengan pemeran utama sang kekasih, Jermain Defoe. Hal ini tak aneh lagi, pasalnya Chantelle terkenal dengan wanita yang penuh imajinasi dan memiliki semangat luar biasa.
Keinginan tersebut sudah dilontarkan sejak sebulan kedua pasangan ini resmi pacaran. “Aku ingin memberi sesuatu padanya, dia begitu lucu dan sepertinya menjadikan dirinya tokoh kartun adalah kemewahan tersendiri, paling tidak aku bisa memberi hadiah istimewa buatnya, aku tidak ingin hanya mendompleng nama besarnya, aku juga ingin berpartisipasi dengan memiliki jenjang karir sendiri,” tegas Chantelle.
Kini, ia dan beberapa teman-temannya tengah membuat rekonstruksi tokoh kartun Defoe yang akan mereka mainkan. Menurut Chantelle, cerita yang akan mereka ambil berasal dari dunia sepakbola, dengan sedikit latar belakang masa lalu seorang Defoe. “Aku harap proyek ini sudah selesai pertengahan tahun ini, jadi di awal musim baru nanti, ia sudah memiliki simbol kartunnya sendiri,” harap Chantelle.  (persda network/bud)


Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: