useful


Deepika Padukone: Buat Kompetisi Sepakbola Junior
February 24, 2009, 3:12 pm
Filed under: news of sport style

HADIR di lingkup deepika-padukoneolahraga membuat Deepika Padukone tak bisa mengelak dari dunia yang membuat orang sehat itu. Sejak kecil, sebelum dirinya menjadi selebritis seperti sekarang, ia selalu mendapat didikan olahraga. Saat itu, yang ia ingat, olahraga bakal membentuk tubuh yang indah, sehat dan selalu segar setiap saat. Gerak aktif tubuh bakal membawa keseimbangan pada otak kanan dan kiri.deepika-padukone1
Filosofi itu dicerna Deepika muda ke arah sepakbola. Yup, menurutnya, sepakbola menjadi arah dari apa yang diucapkan orang tua, meski sang ortu tidak menyebut secara spesifik olahraga apa yang cocok untuk menggerakkan semua badan. Sayang, ia terlahir menjadi seorang wanita, jadi hanya bisa melihat dan sedikit mempraktikkan sendiri tanpa keinginan untuk menjadi seorang pesepakbola wanita profesional.
Pilihan hidup menjadi model dirasa lebih menantang. Tapi, di sisi lain Deepika Padukone sudah terlanjur mencintai sepakbola. Tak heran, ia pun tak malu untuk berada di stadion Nasional India jika timnas negeri Hindi itu tengah berlaga. Ia memang patut berterima kasih pada dunia sepakbola, pasalnya kala pertama kali melamar menjadi model profesional di Kingfisher, pertanyaan pertama yang keluar justru tentang sepakbola!.
“Aku begitu gugup saat itu, beruntung aku sudah mengenal sepakbola sejak muda, aku sudah melihat siaran Serie A dan Liga Inggris sejak aku kecil, jadi sedikit banyak aku lancar menjawab semua pertanyaan user, itulah yang membuka karirku di model profesional,” tutur Deepika, di Times, Jumat (13/2).
Setelah sukses menjadi selebritis papan atas India dan Asia, yang kini tengah merintis karir di Hollywood, Deepika ternyata tak melupakan begitu saja dunia sepakbola. Ia misalnya, menjadi penyumbang dana tetap bagi klub raksasa, East Bengal. Tahun lalu ia tercatat menyumbang tak kurang dari 300 ribu dolar AS atau sekitar Rp 3,6 miliar untuk klub yang melahirkan legenda hidup sepakbola India, Baichung Bhutia.
Tidak berhenti di situ, kecintaannya pada dunia sepakbola India juga direalisasikan dalam bentuk perhatian lebih di level sepakbola junior. Ini dibuktikan kala cewek berusia 23 tahun ini rela menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membuat kompetisi sepakbola di level junior berlabel India Youth Soccer Association (IYSA) Tournament 2009.
Meski enggan menyebut dana yang digelontorkan untuk membuat kompetisi ini, Deepika mengaku sangat gembira bisa memberi sumbangsih penting bagi dunia sepakbola India. “Aku ingin hasil dari kompetisi ini bisa menuai bibit-bibit berkualitas, paling tidak impian India untuk tampil di Piala Dunia dalam 12 tahun ke depan bisa terwujud, dan aku sangat bangga jika tim itu berasal dari hasil kompetisi ini,” sebut Deepika, yang menjabat komisaris di kompetisi yang melibatkan seluruh provinsi dan klub profesional di India tersebut.
Ia pun tidak sendirian, tercatat beberapa mantan pemain timnas India juga turut bergabung, Neville D’Souza, IM Vijayan, Baichung Bhutia dan Mohammed Salim ikut sumbang tenaga. “Aku ingin sekali melihat ada Bhutia-Buthia lain yang bisa mengharumkan sepakbola India, dan ini akan berimbas pada makin meningkatnya pamor Asia di dunia,” tegas Deepika, tentang visinya ke depan.  (persda network/bud)

Kagum Shemeichel dan Laudrup
MESKI berstatus selebritis papan atas India, Deepika Padukone ternyata besar di daratan Eropa. Copenhagen dan Denmark, menjadi kota serta negara dimana dia dibesarkan. Tak heran, kultur sepakbola menular dari sana. Dia pun paham betul kompetisi yang ada ddi negeri Denish  tersebut.
Cewek kelahiran 5 Januari itu menyebut kiper Peter Schmeichel dan mantan gelandang Michael Laudrup sebagai pesepakbola favoritnya. Cristiano Ronaldo, Lionel Messi dan Fernando Torres adalah deretan bintang lapangan hijau lain yang ada dalam pilihan hati Deepika. Sayangnya, ia tetap menyebut mantan kiper Manchester United dan gelandang Barcelona itu sebagai yang terbesar. “Mereka sangat menawan dan kharismatik, tidak terlalu mengejar uang dan siap membela timnas kapanpun sampai benar-benar tak terpakai, mereka berdua menjadi simbol para pemain di sana, dan aku merasakan sekali hal itu,” ucap cewek yang juga penggemar FC Copenhagen ini.
Kecintaan pada Schmeichel dan saudara Brian Laudrup itu dibuktikaan Deepika dengan koleksi kostum kebesaran mereka kala masih aktif di lapangan hijau. “Aku ingat bagaimana harus memesan dulu sebelum memiliki kostum saat nama mereka masih aktif, bahkan aku merengek pada ortuku untuk mengantri, beruntung ortuku tanggap dan aku sampai berteriak kala mendapati mereka benar-benar mendapatkan dua kaos penting itu,” imbuh Deepika. Ia mengaku memiliki kostum klub bertuliskan Schmeichel dan Laudrup di setiap musim yang mereka jalani.  (persda network/bud)


Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: