useful


Jessica Bratich: Obsesi Desainer Kelas Dunia
February 24, 2009, 3:37 pm
Filed under: news of sport style

SUKSES menjadi atlet tidak membuat Jessica Bratich berpuas diri. jessica-bratich2Bahkan, talenta lain yang ada pada dirinya siap menjadi langkah baru guna merintis karir lain yang tentunya lebih cemerlang. Atlet karate timnas Australia ini mengaku kalau dirinya kini tengah sibuk dengan urusan fashion. Apalagi kalau bukan menjadi perancang busana.
Wanita yang kini dekat dengan atlet kriket Tim Kanguru, Mitchell Johnson ini memang memiliki kemampuan lebih di level ‘perakitan’ busana. Meski tak memiliki background formal seorang desainer, itu tak memotong langkahnya untuk terjun ke dunia mode. Hobi dan ketekunan belajar dari sobat-sobatnya membuat Jessica merasa cukup untuk terjun ke fashion.
“Aku selalu terobsesi menjadi perancang busana kelas dunia. Aku ingin memulai itu dengan berkreasi sendiri, aku suka gaya modern progresif, langkah pertama sudah kulakukan, aku terbilang sukses menjual karya pertamaku,” tutur Jessica, di Daily Telegraph, Senin (9/2).
Omongan Jessica memang tak sekedar isapan jempol semata. Pasalnya bareng perancang busana lain, Ruth Tarvydas, ia sukses menjual seluruh rancangan yang ia buat. Bahkan, contoh gaun yang ia buat habis dilahap pasar lokal Aussie. Kenyataan ini membuat dirinya gembira bukan kepalang. “Karate tetap adalam kepalaku, tapi aku juga ingin mengembangkan sisi gaya hidupku yang lain, rasanya fashion show dan catwalk, serta dengan beragam produknya bakal menghiasi karirku selanjutnya,” imbuh Jessica.
Gaun modern-progresif yang ia buat memang menggambarkan sisi lain seorang wanita. Dengan kombinasi warna cerah, gaun buatan Jessica menonjolkan penuh komposisi tubuh sang pemakai. Tak heran, gaun terbaru ini terlihat seksi bagi siapapun yang mengenakan.
“Hasil itu berasal dari coretan awal, setiap goresan asal selalu aku gabungkan dengan imajinasi liarku, dan ternyata efeknya sangat bagus. Aku tak ragu untuk memajang pola rancanganku di internet, dan ternyata laku keras,” ungkap Jessica.
Bahkan, gaun-gaun rancang Jessica memiliki harga cukup istimewa untuk kelas ‘pendatang baru’. Gaun berbahan dasar polyester mampu terjual sampai 600 dolar Australia, sedang versi sutera- nya berharga sampai 1200 dolar Australia. Tidak hanya itu, hasil rancangan yang dipasarkan via internet ternyata mampu berada di kisaran harga 400 dolar Australia. Meski tidak menyebut total penjualan, tetap saja angka-angka itu merepresentasikan kekuatan konsumen dan kualitas hasil rancangan.
“Ingat, saat ini aku masih dalam tahap pembelajaran dan hanya sekedar iseng, karena aku masih berkonsentrasi mengembangkan karate. Mungkin nanti kalau umurku sudah berada di angka 42 tahun, barulah aku serius membuka gerai bisnisku ini,” harap Jessica.
Raihan prestasinya membuat Ruh Tarvydas merasa bangga. “Ia sangat potensial, jarang ada seorang atlet yang mampu berimajinasi sekian banyak, karyanya sangat seksi dan bakal membuat wanita yang mengenakannya tersanjung,” puji desainer papan atas Australia ini.  (persda network/bud)


Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: