useful


Lewis Hamilton: Lolos Tes Calon Suami
February 24, 2009, 1:51 pm
Filed under: news of sport style

ADA-ada saja syarat yang diajukan seorang Nicole Scherzinger pada Lewis Hamilton nicole-scherzinger3jika pembalap F1 itu ingin mempersunting dirinya. Lazimnya seorang calon menantu, seharusnya pihak keluarga atau orang tua sang cewek-lah yang menguji kesetiaan, kecakapan dan kemampuan Hamilton untuk menjadi suami yang setia bagi Nicole. Tapi malah bukan pihak keluarga yang bersibuk ria untuk mengetes semua kelayakan menjadi pendamping hidup Nicole.
Mau tahu siapa yang menguji seluruh aspek kepribadian dan kehidupan Hamilton?ternyata justru personel Pussycat Dolls-lah yang memilih untuk sedikit ribet demi menguji calon suami bagi partner mereka itu. Tak heran kalau Ashley Roberts, Jessica Sutta, Melody Thornton dan Kimberly Wyatt mengaku harus menyisipkan waktu di sela-sela jadwal manggung mereka untuk mengetes kemampuan Hamilton.
“Dia memang jago di atas lintasan, pandai menyetir dalam kondisi mobil melaju lebih dari 300 km per jam, tapi itu belum jaminan bisa ‘mengemudikan’ seorang Nicole, yang sudah menjadi kawan karib kami selama 7 tahun lebih, jadi kami memang mengusulkan gaya ini, terasa nyeleneh memang, tapi inilah yang terbaik bagi kami untuk memerhatikan kehidupan masa depan rekan,” tutur Kimberly Wyatt, yang paling sering bersama Nicole kemanapun sang diva ini pergi, di Mirror, Kamis (29/1).
Beberapa ‘tes’ yang sebenarnya sederhana harus dilakoni Hamilton seperti kapan saja dan berapa lama ia menelpon Nicole, perhatian apa saja yang diberikan Hamilton pada cewek berusia 30 tahun itu sampai bagaimana bentuk kejutan yang dipersembahkan bagi cewek tersayangnya itu. Yang paling seru, tentu menelisik apakah saat ini Hamilton benar-benar tengah fokus pada Nicole atau malah masih memiliki penyakit ‘playboy’ yang beberapa kali sempat kambuh.
Itu semua dilakoni personel Pussycat Dolls sejak akhir tahun lalu, atau tepatnya sebelum mereka menghabiskan waktu bersama di London dan juga Hawaii.
“Kami memberinya sedikit pertanyaan. Jika dia pria baik, apa tujuannya mendekati Nicole? Apa dia tahu bagaimana memperlakukan Nicole dengan tepat? Apakah dia membawa bunga dan menyiapkan kursi saat kencan?” tutur personel lain, Jessica Sutta.
Tidak hanya itu, sampai cara berpakaian juga menjadi misi penilaian tersendiri. Pemilihan busana untuk Nicole menjadi satu aspek tinggi, mengingat hal itu menunjukkan selera apa yang ia senangi. “Pakaian menjadi faktor paling penting, tak mungkin kami melepaskan Nicole kepada pria yang tak mengerti selera tinggi yang dianut Nicole, dia tipikal cewek yang sangat menghargai dirinya di depan umum, jadi Hamilton memang harus memberinya alternatif bagu untuk busana,” sebut Kimberly.
Tak heran kalau selama sebulan ini, sosok Hamilton dibiarkan terus bersama Nicole di sela-sela pemusatan latihan McLaren menjelang musim balapan 2009 nanti. Ia diberi kebebasan untuk membagi waktu antara berada di Woking maupun berbelanja sekedar menyenangkan hati Nicole. Satu di antaranya jelas, masalah pemilihan busana.
Hasil ‘penyelidikan’ pun menuai hasil positif. Seluruh personel Pussycat Dolls mengaku puas dengan kemampuan dan sikap Hamilton kala jalan bareng dengan Nicole. “Lewis sangat kalem, sopan dan mau membaca apa keinginan pasangan, sayang kendala waktu bisa menjadi cerobong asap panas dalam hubungan mereka nanti kalau sudah menikah. Di sisi lain, ia mampu membuat Nicole bahagia dan tertawa, terlebih karena dia orang Inggris,” tegas Kimberly.
Beberapa saat lalu, Scherzinger mengungkapkan kegembiraannya menjalin hubungan dengan Hamilton. Bahkan, vokalis Pussycat Dolls itu sudah merencanakan masa depannya dengan pria yang dia kencani sejak Februari 2008 itu.
Bahkan beberapa kali mereka sudah mengenalkan pasangan masing-masing ke hadapan keluarga besar. Nicole melakukannya bulan November tahun lalu, sebulan kemudian Hamilton melakukan hal sama. Mereka pun tampak makin antusias untuk hidup bersama. “Aku tak masalah dengan apa yang dilakukan teman-temanku, itu semua menandakan kalau mereka sangat peduli dan sayang terhadapku, kalaupun mereka menganggap Hamilton tak pantas untukku, aku bakal menuruti apa kata mereka,” tanggap Nicole.  (persda network/bud)


Siap Rumah dan Bangun Gereja

PERSIAPAN pernikahan kedua anak manusia ini sepertinya tampak makin serius. Meski belum mengumumkan secara resmi kapan hari bahagia itu datang, Hamilton dan Nicole sudah menunjukkan tanda-tanda ke arah sana. Paling tidak kebersamaan yang makin intin menandakan kalau mereka sudah makin siap. Perbedaan usia yang mencapai tujuh tahun tidak dianggap sebagai masalah besar bagi keduanya, sebaliknya titik kedewasaan diyakini bisa terjadi dengan perpaduan dua pribadi yang beda.
“Aku makin yakin dengan Nicole, dia pun sepertinya begitu. Aku hanya sedikit mendengarkan orang lain tentang kami, selebihnya kami percaya terhadap diri kami sendiri, karena kami berdualah yang akan mengalami dan menjalani semua keputusan,” sebut Hamilton.
Keduanya dikabarkan sudah membeli rumah tambahan di Swiss, tempat tinggal sementara Hamilton. Bahkan Nicole sudah memiliki sirkuit selancar es sendiri di sana. Tidak hanya itu, Hamilton juga sudah menyumbang untuk membangun sebuah gereja Katolik. “Aku yakin suatu saat pasti berguna, karena keduanya bisa memberi rasa nyaman pada kami,” ucap Nicole, yang tetap enggan menyebut kapan hari pernikahan mereka.  (persda network/bud)


Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: