useful


Pengakuan Petugas ATC dan Penumpang Lion Air
February 24, 2009, 2:54 am
Filed under: news around Indonesia

2302_kota_lion_air_mendarat_darurat_leonardo668Kita Terus Komunikasi
Kita semua beberapa waktu lalu dibuat tercengang dengan keberhasilan pilot Amerika yang berhasil mendaratkan pesawatnya di sungai. Kejadian itu berulang kembali di Bandara Hang Nadim Batam dimana pilot pesawat Lion Air berhasil mendarat dengan selamat tanpa roda depan Senin (23/2) pukul 19.15.2302_kota_lion_air_mendarat_darurat_leonardo714
Pendaratan darurat pesawat lion air yang berlangsung dramatis itu berkat kepiawaian dari pilot itu sendiri, sepereti yang diceritakan pemandu pendaratan bandara Hang Nadim Batam Indah Irwansyah. Bagaimana tidak, pesawat sementara dalam kondisi penuh bahan bakar. Dilain pihak pendaratan tanpa roda depan gesekan badan pesawat dengan landasan dapat memicu api yang bisa mengakibatkan kebakaran.
Irwansyah mememuji kecerdikan dan keberanian dari sang pilot. “Semua prosedur telah dilakukan oleh pilot agar dapat mendarat dengan selamat, baik itu prosedur yang ditentukan oleh manajemen lion air, bahkan sampai prosedur dari manajemen lain pun dilakukan agar pesawat dapat mendarat mulus,” kata Irwansyah.2302_kota_lion_air_mendarat_darurat_leonardo712
Pesawat yang sedianya landing di bandara Hang Nadim pukul 17.35 sebelumnya dalam kondisi baik. Namun, pukul 17.40 tower menerima laporan pesawat belum dapat mendarat karena gear landing depan tidak dapat beroperasi.
Setelah melakukan mendapat laporang bahwa pesawat akan melakukan pendaratan darurat Irwansyah langsaung melakukan koordinasi dengan unit-unit terkait untuk mengamankan proses pendaratan. Namun pilot melaporkan bahwa dia mencoba memfungsikan gear lending depan, jika tidak berhasil akan dicobanya prosedur pendaratan darurat.
Usaha dari pilot melaksanakan prosedur itu dilakukannya dengan cara melakukan holding atau berputar- putar di udara sebanyak 8 kali dalam waktu 1 jam 35 menit pada ketinggian 2.000 feat. Setelah melakukan holding 8 kali pilot akhirnya melaporkan siap untuk mendarat. Irwansyah pun langsung menyiagakan penyelamatan pendaratan darurat. “Sebagian bahan bakar telah dibuangnya walaupun itu bukan prosedur tetap dari manajemennya, ” ujar Irwansyah.
Kontak pertama jam 17.40 WIB. jadawal pendaratan 30 menit sudah dilaporkan. roda tidak dapat terbuka. Alhamdulilah selamat jam 19.15 WIB. jam 19. 05 menit mendarat.
Indah mengaku pesawat sempat memutar dengan ketinggial 2000 fit. Resiko sangat besar bila tetap melakukan pendaratan di mana bahan bakar masih diatas 1800 pounsterling. Ada delapan kali eoprod (berputar). tapi loding tetap tidak membuka. dengan izin pilot tetap medarat.
kami koordinasi dengan syahbandar.” kalau masih1800 keatas lebih baik tidak berani,” ujarnya.
Kerawanan roda tidak keluar bagi pesawat tersebut sangat berbahaya, selain bila pendaratan akan mengakibatkan gesekan. Bila gesekan keras akan mengakibatkan timbulnya api.”Syukur tidak ada yang terbakar, semua penumpang selmat. Gesekan inilah yang dihindari,” ujarnya.
Posisi bahan bakar sekitar 2000 ponudsterling, prosedur pendaratan darurat hanya 1800 poundsterling. Pesawat tidak akan melakukan pendaratan mendadak bila masih diatas 1800 pundsterling. Pilot tidak akan melakukan pendaratan meskipun itu bukan prosedur pendaratan. “Pilot berkeliling dulu, ” ujarnya.
Indah Irwansyah mengaku cemas dan terus memandu pilot mulai dari kontak pertama hingga pendaratan. “Kami tetap komunikasi dengan pilot, saat kontak pertama tadi. Kami coba arahkan pilot supaya tetap melakukan arahan yang kita berikan, jarak gesekan akan panjang, sehingga rawan akan percikan api,” ujarnya.

Kami sudah Pasrah
“Benar-benar sudah pasrah saya saat pesawat itu akan lending mas. Saat melihat keluar sudah gelap semua. Semua penumpang berteriak histeris. Kedua anak saya ini saya pengang erat-erat. Tidak ada lagi pikiran saya kecuali benar- benar pasrah kepada tuhan saat itu,” kenang Fitra kepada tribun sambil mengendong dua orang anak nya yang masih berumur 9 bulan dan 2 tahun.
Fitra menceritakan, Pada saat akan berangkat dari bandara Polonia Medan ia sudah merasa curiga bahwa pesawat yang di tumpanginya itu ada kerusakan. Awalnya pesawat yang di tumpanginya tersebut harus nya berangkat dari Medan ke Batam pukul 13.00. Akhirnya tanpa pemberitahuan dari pihak maskapainya pesawat tersebut di berangkatkan pada pukul 16.30 Wib.
“Pada saat pesawat itu akan terbang meninggal kan bandara Polonia Medan bunyi ban depan nya pada saat masuk kedalam badan pesawat itu bergetar-getar. Getarannya keras bang hingga terasa oleh para penumpang dalam pesawat itu. Ketika pesawat tidak bisa lending di bandara Hang Nadim Batam. Pramugarinya sudah terlebih dahulu memberitahukan penumpang agar jangan panik. Pesawat saat ini belum bisa lending. Para penumpang agar melepas kan sepatu dan sendal dan di letak kan di atas begasi masing-masing, ” ujar Fitra menirukan perintah pramugari.
Pada saat pesawat tidak bisa lending di bandara Hang Nadim Batam kerena ban depan pesawat tidak bisa keluar. Empat orang pramugari sudah terlebih dahulu memberitahukan kepada para penumpang nya. Para pramugari memberitahukan para penumpang agar tidak panik dan diharapkan tenang. bahkan para penumpang di perintahkan untuk melepaskan sepatu dan sendal yang di pakainya. Anak-anak yang ada dalam pesawat tersebut langsung di pasangkan pelampung.
Berbeda dengan ibu Rika yang saat itu tempat duduknya berada di urutan nomor dua paling depan. Sambil membawa dua orang anak dan dua orang cucunya yang masih kecil-kecil. Ia sempat minta pada tuhan saat. Bahwa dia sudah benar-benar pasrah dengan kejadian tersebut.
“Saya minta pada tuhan kalau memang umur saya sampai di sini saya pasrah tuhan, tetapi tolong selamatkan anak dan dua orang cucu saya yang masih kecil-kecil ini. Saat pesawat itu lending bunyi nya keras sekali dek apa lagi di tambah dengan teriakan penumpang yang histeris. Karena saya berada di urutan paling depan jadi getaranya terasa sekali.


Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: