useful


Layanan Dulu, Baru Jualan
December 20, 2011, 8:51 am
Filed under: news of business

PUNYA produk sepeda motor dengan style papan atas, mesin berteknologi canggih ditambah harga relatif terjangkau oleh konsumen, ternyata tak bisa menjadi jaminan kesuksesan sebuah penjualan. Realitasnya, sebagian besar kalangan masyarakat di Indonesia punya kebiasaan menilai sesuatu dari layanan purnajual sebagai prioritas utama. Ya, apalah arti punya seabreg keunggulan, tapi tempat servis dan pembelian onderdil malah ribet serta susah dapat di pasaran umum.
Itu pula yang menjadi pemikiran dasar saat produsen sepeda motor raksasa asal India, TVS masuk ke pasaran Indonesia. Karakter unik yang cenderung konsumtif, ternyata dibarengi dengan pemilihan produk yang punya layanan setara teknologi canggih yang mereka tawarkan. “Jika tidak, tentu saja umur kami tak akan panjang. Karena itulah, sistem pelayanan kami sudah terdesain lebih dulu dibanding jaringan penjualan, sehingga konsumen kami tak perlu ragu untuk mengenal, merasakan dan membeli pelbagai varian TVS yang kami tawarkan,” jelas Nurlida Fatmikasari, Corporate Communication Head PT TVS Company Indonesia, akhir pekan kemarin.
Saat ini TVS memiliki beberapa varian produk yang bisa dipilih konsumen di Indonesia, yakni produk terbaru TVS Tormax 150 cc, Neo X3i, Apache RTR 160, Apache RTR 160 DD dan TVS RockZ New. Semua variasi sepeda motor tersebut memiliki keunggulan masing-masing, yang membuat pembeli dipastikan mendapatkan tunggangan yang sesuai dengan kebutuhan masa kini.
Pengembangan layanan terlebih dulu dibanding penjualan, membuat penetrasi TVS di pasar otomotif roda dua Indonesia cukup atraktif dan menarik perhatian. Lihat saja, meski masih minor dibanding raksasa Jepang seperti Yamaha, Honda dan Suzuki, namun tren positif yang terus terlihat, membuktikan TVS mulai mendapatkan kepercayaan, menyusul saudara mereka, Bajaj.
Dalam laporan kinerja yang dikeluarkan Bloomberg, pada September 2011 lalu, mereka berhasil mencatat penjualan 7.837 unit, naik dari posisi tahun lalu di periode yang sama, 5.315 unit. Meski bulan November kemarin tercatat hanya 1.086 unit saja yang terjual, namun kondisi secara global, pangsa pasar penjualan sepeda motor di Indonesia memang sedang mengalami penurunan cukup drastis.
Kembali ke urusan pelayanan, komitmen tersebut dibuktikan TVS Company Indonesia dengan mendirikan raturan dealer dan bengkel resmi di seluruh Indonesia. Urusan dealer misalnya, di area Jawa Barat ada 10 buah, di susul 5 di Jawa Tengah, 23 dealer di Jawa Timur termasuk tambahan 7 di kawasan Jabodetabek. Selain itu ada 8 di Sumatra Utara, sembilan di wilayah Riau dan Kepulauan Riau, Kalimantan Barat (9), Nanggroe Aceh Darussalam (6), Lampung (9),Sulawesi Utara (2), Bali (1), Papua (1), Yogyakarta (6), Sulawesi Tengah (4), Sulawesi Tenggara (6), Kalimantan Tengah (9) dan Bengkulu (8).
Semakin lengkap, karena ada 478 bengkel resmi TVS di seluruh Indonesia guna mendukung ‘pergerakan’ dealer yang sudah tersebar hampir di seluruh Nusantara, kecuali beberapa daerah.
“Secara bertahap kami akan memberikan layanan purnajual ke seluruh Indonesia. Kami memiliki program jangka panjang yang tentunya disesuaikan dengan peta investasi yang sudah kami buat. Kami akan terus melakukan penetrasi pasar, menuju eksistensi produk kami,” imbuh Nurlida. Sekedar informasi tambahan, investasi TVS di Indonesia mencapai angka 50 juta dolar AS di tahap awal, dan baru saja menggelontorkan dana 75 juta dolar AS untuk fase investasi berikutnya.
Strategi penetrasi pasar TVS sendiri terhitung unik dan menarik untuk dicermati. Mereka tidak hanya menggunakan jalur tradisional seperti menjadi sponsor sebuah kegiatan, menggiatkan Corporate Social Responsibility (CSR), memberi bonus tak terduga terhadap konsumen dan bauran pemasaran lainnya, melainkan mengaplikasikan sistem dunia internet.
TVS berkomunikasi dengan audiens sampai hal-hal detail melalui situs mereka, http://www.tvsmotor.co.id. Di sana, pelbagai hal dikupas secara lengkap, termasuk berinteraksi sampai segmen penentuan apa yang menurut konsumen paling menarik sebagai bonus atas pembelian sebuah varian sepeda motor TVS.
Interaktif di internet tersebut membuat TVS memiliki nilai lebih, terutama bagi kalangan anak muda yang mungkin tidak punya waktu untuk sekedar melihat langsung ke dealer.
Ke depan, bukan tidak mungkin TVS akan menciptakan sebuah desain khusus yang lebih atraktif untuk menjaring perhatian khalayak dan konsumen dengan menggunakan media dunia maya.


Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: